LBH Muhammadiyah: Publik Punya Perepsi Positif atas Kinerja Kejagung

Gedung bundar Jampidsus Kejagung
Gedung bundar Jampidsus Kejagung

Sekretaris Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik (LBH AP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ikhwan Fahrojih menilai hasil survei Indikator Politik Indonesia menempatkan Kejaksaan Agung sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik, cerminan persepsi positif terhadap kinerjanya dalam menangani kasus mega korupsi.

“Kalau survei mengukur persepsi subyektif, berdasarkan apa yang tampak dari luar, dan secara penampakan Kejaksaan Agung memang telah menunjukkan kinerja profesional dalam penanganan kasus mega korupsi,” ujarnya pada Rabu, 12 November 2025.

Menurut dia, keberanian Kejaksaan dalam menangani kasus mega korupsi dengan nilai korupsi yang besar dan penetapan pejabat tinggi sangat mempengaruhi persepsi publik.

“Keberanian Kejaksaan menetapkan tersangka terhadap para pelaku tipikor yang memiliki jabatan tinggi, sangat mempengaruhi persepsi publik,” jelas Ikhwan.

Namun, ia mengingatkan pemberantasan korupsi tidak boleh hanya menjadi ajang bongkar-pasang aktor, sementara modusnya tetap berjalan. Untuk itu, kata dia, Presiden Prabowo Subianto harus memprioritaskan upaya reformasi terhadap sistem yang masih menimbulkan praktik-praktik korupsi.

“Seperti kasus pengadaan minyak mentah jangan hanya bongkar pasang pemain, tapi modus korupsinya tetap sama, tapi sistemnya harus diubah sehingga menekan terjadinya korupsi,” ujarnya.

Sementara itu, Ikhwan menambahkan peningkatan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung dan lembaga penegak hukum lainnya harus diikuti dengan reformasi sistemik agar pemberantasan korupsi tidak berhenti pada penindakan semata.

“Agar penindakan terhadap kasus-kasus mega korupsi berdampak secara substansi dan mendongkrak kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan Prabowo, tergantung dari upaya reformasi yang berhasil dilakukan pasca penindakan,” imbuhnya.

Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa Kejaksaan Agung menempati posisi teratas sebagai lembaga penegak hukum yang paling dipercaya publik, mengungguli Kepolisian dan KPK.

Dalam survei tersebut, tingkat kepercayaan total terhadap Kejaksaan Agung mencapai 76 persen, terdiri dari 10 persen sangat percaya dan 66 persen cukup percaya. Temuan ini dianggap mencerminkan meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap kinerja penegakan hukum dalam beberapa kasus besar yang ditangani Kejagung belakangan ini.