Anak Menkeu Purbaya Bongkar Sumber Kekayaannya, Bukan dari Duit Jajan Ortu?
Netizen di media sosial tengah menyoroti unggahan yang menyinggung soal sumber kekayaan Yudo Sadewa, anak dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Dalam salah satu unggahan di Facebook, seorang netizen mempertanyakan dari mana Yudo memperoleh dana untuk aktivitasnya di dunia trading future atau perdagangan kontrak berjangka. Scroll lebih lanjut yuk!
Unggahan itu bernada sindiran dengan memberikan beberapa opsi yang dianggap menyudutkan. Netizen menyinggung soal kekayaan Yudo Sadewa dengan menyebut sumber pendapatannya dari uang orang tua, negara, bahkan uang rakyat.
“Nama: Yudo Sadewa, current status: anak menteri keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa, konten: nge-future (trading future). Pertanyaan gw adalah, dari mana duit buat dia nge-future? a. duit jajannya; b. duit bapaknya; c. duit negara; d. duit rakyat; e. benar semua dan berakhir rungkad,” bunyi unggahan yang dibacakan Yudo Sadewa, mengutip video TikToknya, Kamis 13 November 2025.
Tak tinggal diam, Yudo Sadewa memberikan tanggapan tegas melalui video yang diunggah di akun TikTok pribadinya. Ia menampik tudingan bahwa aktivitas investasinya berasal dari uang negara maupun bantuan ayahnya.
“Gue diteror sama buzzer Facebook, ya. Memang lo kira gue nggak punya Facebook, hah? Gen Z punya lagi! Tapi nih ya, narasinya udah sangat... ini: uang jajan, uang bapak, uang negara, atau uang rakyat, dan gue nggak ada semuanya di situ, ya guys,” ujar Yudo.
Lebih lanjut, Yudo menilai unggahan tersebut berpotensi menggiring opini publik bahwa ayahnya terlibat korupsi. Ia pun membeberkan bahwa kekayaannya berasal dari hasil investasi pribadi di aset kripto, terutama meme coin.
“Gue tahu lo nggak bermaksud menghujat, tapi pertanyaan lo itu sangat menyesatkan, seolah mengiring opini bahwa bapak itu korupsi,” tegasnya.
Ia kemudian menjelaskan bahwa dirinya meraup keuntungan besar dari aset digital yang tengah naik daun.
“Aku kaya dari meme coin yang namanya Shiba Inu. Dan aku kebetulan dapat bottom juga Bitcoin di 17 ribu sekian. Waktu itu, Ethereum di 8 dolar tuh murah banget,” ungkap Yudo.
Di akhir videonya, Yudo menyentil netizen agar lebih produktif dan menambah wawasan sebelum menghakimi orang lain.
“Makanya, kalian jangan cuma scroll TikTok, scroll Facebook, tidur. Kalian harus belajar mikro makro ekonomi, ya,” pungkasnya.
Video klarifikasi tersebut kini ramai dibagikan ulang di berbagai platform media sosial, menuai beragam tanggapan dari publik—mulai dari yang mendukung penjelasan Yudo hingga yang tetap skeptis terhadap pernyataannya.