MUI Akui Domino Halal, Turnamen Digital Perdana HGI-PORDI di Makassar Jadi Tonggak Baru Olahraga Pikiran
Dunia olahraga Indonesia mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya, permainan domino diselenggarakan dalam format turnamen digital resmi, hasil kolaborasi antara Higgs Games Island (HGI) dan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI).
Ajang bertajuk HGI Ultah Cup 2025 itu digelar di Hotel The Rinra Makassar pada 8–9 November 2025, dan diikuti 540 peserta dari berbagai daerah. Turnamen ini menandai langkah besar dalam modernisasi domino sebagai olahraga pikiran atau mind sport di Indonesia.
Ketua Umum PORDI Andi Jamaro Dulung mengungkapkan apresiasinya atas antusiasme peserta dan dukungan dari berbagai pihak yang turut menyukseskan acara perdana tersebut.
“Apa yang terjadi hari ini di HGI Ultah Cup 2025 akan dijadikan oleh PORDI sebagai model penyelenggaraan turnamen di seluruh Indonesia ke depan,” kata Jamaro dalam keterangan resminya, Selasa 11 November 2025.
Turnamen ini tercatat sebagai yang pertama di Tanah Air yang menggunakan sistem kompetisi digital. Melalui DOMINO Master System yang dikembangkan secara mandiri oleh HGI, penyelenggara mampu menjamin keadilan kompetisi, meningkatkan efisiensi operasional, serta menghadirkan pengalaman bermain yang lancar bagi peserta.
Seluruh pertandingan juga disiarkan secara langsung melalui TikTok dengan teknologi multi-angle camera dan dua komentator profesional. Siaran itu sukses menarik lebih dari satu juta penonton, menunjukkan tingginya minat publik terhadap domino sebagai olahraga yang kompetitif.
Perwakilan HGI, Finn, menilai keberhasilan turnamen ini menjadi bukti bahwa inovasi digital bisa berjalan seiring dengan pelestarian nilai tradisional.
“Kolaborasi ini menunjukkan sinergi nyata antara olahraga dan inovasi digital. Melalui platform digital, domino tetap dapat mempertahankan nilai-nilai tradisionalnya, sekaligus memberikan pengalaman kompetitif yang adil, seru, dan modern bagi generasi muda,” kata Finn.
Ia juga menyoroti dukungan moral yang datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurutnya, MUI telah menegaskan bahwa bermain domino diperbolehkan (halal) selama tidak mengandung unsur perjudian (maysir), tidak mengganggu kewajiban agama, serta menjauhi hal-hal terlarang seperti konsumsi alkohol.
Pernyataan MUI ini, kata Finn, memperkuat posisi domino sebagai olahraga yang sehat, sosial, dan edukatif.
Finn menambahkan, keberhasilan ini menjadi fondasi untuk mengembangkan domino digital Indonesia agar semakin dikenal di kancah internasional.
“Kami bangga mendapat dukungan dari PORDI dalam inisiatif bersejarah ini. Ke depan, HGI dan PORDI akan terus memposisikan domino sebagai sarana untuk melatih konsentrasi, semangat kompetitif, dan sportivitas, serta menjadikannya sebagai olahraga yang memiliki potensi mendunia,” ujarnya.