Ada 3 Nama di Senjata saat Ledakan SMAN 72 Jakarta, Siapa Mereka?
Ledakan mengguncang SMAN 72 Jakarta di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat siang, 7 November 2025, sekitar pukul 12.09 WIB. Insiden mengejutkan ini terjadi ketika para siswa dan guru sedang menunaikan salat Jumat.
Setelah ledakan, ditemukan senjata laras panjang jenis SS1 bertuliskan kalimat mengejutkan, “Welcome to Hell” atau “Selamat Datang di Neraka,” seperti dilansir dari laporan tvOnenews.Tak hanya itu, di senjata tersebut juga terdapat tiga nama yang mencuri perhatian.
Ketiga nama yang tertulis tersebut, yaitu Brenton Tarrant (Selandia Baru), Alexandre Bissonnette (Kanada), dan Luca Traini (Italia), tiga nama yang dikenal sebagai pelaku serangan terorisme beraliran Neo-Nazi.
Penemuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta tidak terjadi secara kebetulan. Polisi menemukan seorang pria tak dikenal terkapar di lokasi ledakan, diduga membawa senjata itu. Pria tersebut diduga terinspirasi oleh para teroris yang namanya tercantum di senapan tersebut.
Hingga laporan terakhir, sebanyak 54 orang menjadi korban, sebagian besar merupakan siswa yang mengalami luka ringan hingga sedang. Situasi di sekolah sempat diliputi kepanikan akibat asap tebal yang muncul usai ledakan.
Kronologi
Guru Matematika SMA 72, Budi Laksono, menjadi salah satu saksi mata yang turut menyaksikan detik-detik mencekam tersebut.
“Kejadian bermula saat pelaksanaan salat Jumat yang diikuti para siswa dan guru di aula sekolah. Ketika khotbah sedang berlangsung, tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras dari arah belakang aula,” ungkapnya yang dikutip dari tvOnenews.com pada Jumat, 7 November 2025.
“Ledakan tersebut menyebabkan kepanikan di antara jamaah dan menimbulkan asap tebal di lokasi kejadian,” tambahnya
Ketrrangan Polisi
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto memastikan bahwa penyelidikan masih berlangsung.
“Masih didalami, lagi sisir sama gegana. Ada SOP khusus, kita belum tahu asal muasal ledakan dari apa,” jelasnya.