Beli Token Listrik Rp 100.000 Dapat Berapa kWh? Ini Rinciannya untuk 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA

token listrik, tarif listrik, cara beli token listrik, token listrik 100 ribu berapa kwh daya 900 subsidi, token 100 ribu, Beli Token Listrik Rp 100.000 Dapat Berapa kWh? Ini Rinciannya untuk 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA

— Saat membeli token listrik prabayar PLN, pelanggan akan menerima energi dalam satuan kilowatt hour (kWh).

Nilai rupiah yang dibayarkan akan dikonversi menjadi jumlah kWh berdasarkan daya listrik dan golongan tarif pelanggan, baik subsidi maupun non-subsidi.

Nominal pembelian token biasanya tersedia mulai dari Rp 20.000, Rp 50.000, hingga Rp 100.000.

Namun, jumlah kWh yang didapat tidak selalu sama, tergantung pada daya listrik rumah dan tarif yang berlaku.

“Perolehan token tergantung tarifnya. Antara tarif rumah tangga, bisnis, industri, sosial, dan pemerintah berbeda. Daya juga menentukan besaran Rp/kWh-nya. Jadi, nilai Rp 100.000 bisa menghasilkan jumlah token yang berbeda,” ujar Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Jawa Timur, Dana Puspita, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (1/11/2025).

1. Token Listrik Rp 100.000 untuk Daya 900 VA

Pelanggan rumah tangga berdaya 900 VA dibagi menjadi dua golongan: subsidi dan non-subsidi. Selisih tarif di antara keduanya cukup signifikan.

900 VA subsidi

  • Tarif dasar listrik: Rp 605 per kWh
  • Maka pembelian Rp 100.000 akan menghasilkan sekitar 145,87 kWh.

900 VA non-subsidi

  • Tarif dasar listrik: Rp 1.352 per kWh
  • Dengan nominal pembelian sama, pelanggan akan memperoleh sekitar 65,27 kWh.

Artinya, pelanggan bersubsidi mendapatkan kWh lebih banyak karena tarifnya lebih rendah.

2. Token Listrik Rp 100.000 untuk Daya 1.300 VA

Untuk pelanggan non-subsidi dengan daya 1.300 VA, jumlah kWh yang diperoleh bisa dihitung menggunakan rumus:

  • (Harga token – PPJ wilayah) ÷ tarif dasar listrik

Sebagai contoh, pelanggan di Jakarta membeli token listrik Rp 100.000 dengan PPJ (pajak penerangan jalan) 3 persen dan tarif dasar listrik Rp 1.444,70 per kWh.

  • (Rp 100.000 – Rp 3.000) ÷ Rp 1.444,70 = 67,14 kWh

Jadi, pelanggan dengan daya 1.300 VA non-subsidi akan mendapat sekitar 67,14 kWh untuk pembelian token Rp 100.000.

token listrik, tarif listrik, cara beli token listrik, token listrik 100 ribu berapa kwh daya 900 subsidi, token 100 ribu, Beli Token Listrik Rp 100.000 Dapat Berapa kWh? Ini Rinciannya untuk 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA

Beli token listrik aman di DANA karena terlindungi sistem keamanan berlapis DANA Protection.

3. Token Listrik Rp 100.000 untuk Daya 2.200 VA

Untuk daya 2.200 VA, tarif dasar listriknya sama dengan golongan 1.300 VA, yakni Rp 1.444,70 per kWh.

Dengan rumus yang sama dan PPJ 3 persen, perhitungannya juga menghasilkan angka yang identik:

  • (Rp 100.000 – Rp 3.000) ÷ Rp 1.444,70 = 67,14 kWh

Sehingga pelanggan rumah tangga 2.200 VA non-subsidi akan menerima sekitar 67,14 kWh untuk pembelian token Rp 100.000.

Mengapa Jumlah kWh Bisa Berbeda?

Perbedaan jumlah kWh yang diterima pelanggan dipengaruhi oleh tiga faktor utama:

  • Golongan tarif listrik: subsidi dan non-subsidi, memiliki perbedaan besar dalam tarif per kWh.
  • Daya listrik pelanggan: semakin besar daya, tarif per kWh biasanya lebih tinggi.
  • PPJ wilayah: setiap daerah memiliki besaran pajak penerangan jalan yang berbeda (biasanya 2–10 persen).

Dengan demikian, dua pelanggan yang sama-sama membeli token Rp 100.000 belum tentu mendapatkan jumlah kWh yang sama.

Berikut perkiraan jumlah kWh untuk pembelian token listrik Rp 100.000:

Daya Listrik

Golongan

Tarif per kWh

Estimasi kWh Diterima

900 VA

Subsidi

Rp 605

±145,87 kWh

900 VA

Non-subsidi

Rp 1.352

±65,27 kWh

1.300 VA

Non-subsidi

Rp 1.444,70

±67,14 kWh

2.200 VA

Non-subsidi

Rp 1.444,70

±67,14 kWh

Besaran kWh di atas bersifat perkiraan dan dapat berbeda di setiap daerah tergantung pajak penerangan jalan (PPJ) serta biaya administrasi dari penyedia layanan pembayaran token.

Dengan memahami konversi ini, pelanggan bisa lebih bijak mengatur pemakaian listrik dan menyesuaikan pembelian token sesuai kebutuhan rumah tangga.

Sebagian artikel ini telah tayang di KOMPAS.com dengan judul .

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.