Diduga Cekcok dengan Kekasih, Wanita di Temanggung Nekat Bunuh Diri Lompat dari Jembatan
Insiden menghebohkan warga Temanggung, Jawa Tengah, ketika seorang wanita diduga nekat bunuh diri dengan cara melompat dari atas Jembatan Sigandul, Temanggung, Jawa Tengah, pada Selasa sore, 4 November 2025.
Peristiwa tersebut terjadi Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, dimana lokasi jembatan merupakan penghubung jalur utama Temanggung–Wonosobo.
Menurut informasi di lapangan, pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB, terlihat seorang laki-laki dan wanita terlibat adu mulut di sisi jembatan sebelum insiden tersebut terjadi.
Tak lama kemudian, wanita itu diduga melakukan aksi nekat bunuh diri dengan cara melompat ke bawah. Sontak, warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung melapor ke pihak Kepolisian, Rabu, 5 November 2025.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Temanggung, Inafis Polres Temanggung, TNI-Polri, relawan dan warga setempat tiba dilokasi tak lama setelah laporan diterima. Proses pencarian dan evakuasi korban dilakukan secara hati-hati lantaran kondisi korban di bawah jembatan yang cukup dalam dan curam.
Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, membenarkan adanya peristiwa wanita yang diduga bunuh diri di Jembatan Sigandul Temanggung tersebut. Ia menuturkan bahwa proses evakuasi memakan waktu karena posisi korban sulit dijangkau lantaran berada di jurang sungai.
"Kami bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi korban namun sudah dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Temanggung guna pemeriksaan medis lebih lanjut," kata Totok.
Adapun hasil pemeriksaan awal oleh tim Inafis Polres Temanggung mengonfirmasi bahwa korban berjenis kelamin perempuan usia 27 tahun, merupakan warga Candiyasan, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.
Selain itu, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik selain luka akibat benturan saat korban jatuh dari ketinggian.
Totok juga menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk memastikan penanganan lanjutan dilakukan sesuai dengan prosedur.
"Fokus kami pada proses pencarian dan evakuasi, untuk penyelidikan motif serta kronologi lengkap tengah ditangani oleh aparat kepolisian," tutupnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait apa penyebab dan motif di balik dugaan tindakan bunuh diri tersebut. Sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk memperjelas kronologi atas peristiwa tersebut.
Laporan: Purnomo/tvOne Temanggung