Perayaan Día de Muertos di Jakarta, Ketika Tradisi Meksiko Menyapa Nusantara

Día de Muertos di Jakarta
Día de Muertos di Jakarta

Jakarta mungkin jauh dari Meksiko, tetapi pada satu malam di Museum Macan, aroma agave, warna-warna hangat altar, dan semangat mengenang orang-orang tercinta seakan menghidupkan tradisi Día de Muertos di jantung ibu kota. Perayaan yang identik dengan tengkorak penuh warna dan bunga marigold ini dihadirkan dengan cara yang lebih mendalam dan emosional lewat peluncuran Clase Azul Día de Muertos Edición Limitada Recuerdos 2025.

Tradisi ini di Meksiko dilakukan melalui ofrenda altar, meja persembahan berisi foto orang tercinta, makanan favorit, lilin, dan cermin agar arwah dapat “mengenali diri” mereka. Melalui seri tahunan Nuestros Recuerdos yang dimulai sejak 2021, Clase Azul menuturkan kisah budaya ini dalam bentuk minuman edisi terbatas.

Beberapa seri seperti Saboris (2021), Colores (2022), Aromas (2023), dan Música (2024) menjadi bab perjalanan yang ditutup oleh edisi Recuerdos tahun 2025—sebuah penghormatan terhadap memori dan akar budaya Meksiko.

Peluncuran Recuerdos di Jakarta bukan sekadar acara, melainkan sebuah perjalanan multisensori di Museum Macan yang membawa pengunjung “berkelana” melalui empat elemen kehidupan: Earth, Water, Air, dan Fire.

  1. Earth – The Room of Whispers (Past Memories): Aroma agave dan tanah berpadu dengan clay decanter mentah, menggambarkan akar dan asal mula.
  2. Water – The Room of Craftsmanship (The Memory of a Legacy): Artisan melukis botol secara langsung, merepresentasikan perjalanan panjang pembuatan tequila.
  3. Air – The Room of Connections (Shared Memories): Sebuah selfie mirror mengundang refleksi dan kenangan personal setiap pengunjung.
  4. Fire – The DDM Series Launch Room (The Memory of a Celebration): Altar Día de Muertos menjadi pusat presentasi emosional yang memperkenalkan botol Recuerdos.

Kehadiran Mark Nguyen, Director of Southeast Asia untuk Clase Azul México, mempertegas komitmen brand ini dalam menghadirkan pengalaman budaya yang autentik. Ia menyebut bahwa setiap detail dalam peluncuran ini merupakan bentuk penghormatan terhadap waktu dan kenangan, inti dari koleksi Recuerdos 2025.

PT Dwimitra Sukses Perkasa (DSP Group) sebagai mitra resmi Clase Azul México melihat perayaan ini bukan sekadar peluncuran produk, melainkan sebuah pengalaman budaya.

“Kami percaya luxury bukan hanya tentang harga atau status, tapi tentang perjalanan rasa, warisan, dan penghormatan,” ujar Della Gocciardi. “Melalui pengalaman ini, kami ingin mengajak publik Indonesia mengenal tequila dari sisi yang lebih dalam sebagai karya yang hidup,” kata Della Gocciardi, Business Development Manager DSP Group.

Peluncuran Clase Azul Recuerdos di Jakarta menunjukkan bahwa pengalaman travel tak selalu berarti berpindah tempat. Kadang, perjalanan sejati adalah menyelami budaya lain untuk mengenali diri sendiri, melihat bagaimana rasa, seni, dan kenangan dapat menyatukan manusia dari dua dunia yang berbeda.

Seperti halnya Día de Muertos yang merayakan kehidupan melalui kenangan, pengalaman ini menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan bahkan yang dilakukan di dalam museum bisa menjadi langkah kecil menuju pemahaman yang lebih besar tentang hidup, waktu, dan cinta.