Pemprov DKI Jakarta Tiadakan CFD pada 26 Oktober 2025, Ini Alasannya
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meniadakan car free day atau CFD pada Minggu 26 Oktober 2025 mendatang. Alasannya, pada tanggal tersebut akan digelar Jakarta Running Festival 2025.
"Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) pada Minggu, 26 Oktober 2025 DITIADAKAN," dikutip dari keterangan Dinas Perhubungan Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2025.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta meniadakan CFD pada 26 Oktober 2025 telah sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 12 tahun 2016 pasal 5 ayat (1).
Disebutkan bahwa pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor dapat dibatalkan jika pada waktu yang bersamaan juga dilaksanakan kegiatan/event yang bersifat khusus (nasional/internasional) di mana kegiatan/event tersebut memerlukan suatu pengaturan lalu lintas dan pengamanan yang bersifat khusus.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan beberapa kantong parkir untuk para peserta yang mengikuti acara tersebut. Yakni di Parkir Plaza Tenggara; Parkir Istora; Parkir Elevated Sisi Selatan; Parkir Elevated Sisi Utara; Parkir Akuatik; Parkir Lapangan ABC; Parkir Stadion Madya; Parkir Masjid Albina dan Parkir Lapangan Softball.
Kemudian, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas sehubungan dengan adanya acara Jakarta Running Festival 2025. Berikut rinciannya:
1. Lalu lintas dari sisi Utara (Harmoni) menuju arah Timur (Senen) dapat melalui Jalan Juanda - Jalan Pos - Jalan Gedung Kesenian - Jalan Lapangan Banteng Utara - Jalan Lapangan Banteng Barat - Jalan Taman Pejambon - Jalan Pejambon - Jalan Medan Merdeka Timur - Jalan Ridwan Rais - Jalan Arief Rahman Hakim - Jalan Kramat Kwitang - Jalan Pasar Senen - dst;
2. Lalu lintas dari arah Utara (Harmoni) menuju arah Timur (Kampung Melayu) dapat melalui Jalan Suryapranoto - Jalan Balikpapan - Jalan Cideng Timur - Underpass Tanah Abang - Jalan Mas Mansyur - Jalan Dr. Satrio - Jalan Casablanca Raya - Jalan KH. Abdullah Syafei - dst;
3. Lalu lintas dari arah Utara (Harmoni) menuju arah Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Suryapranoto - Jalan Balikpapan - Jalan Tomang Raya - Jalan S Parman - Jalan Pejompongan Raya - Jalan Penjernihan 1 - Putar balik di Jalan Penjernihan 1 - Jalan Pejompongan Raya - Jalan Teuku Nyak Arief - Jalan Kebayoran Baru - Jalan Kyai Maja - Jalan Panglima Polim - dst;
4. Lalu lintas dari arah Timur (Tanah Abang - Kebon Sirih - Budi Kemuliaan) menuju arah Timur (Gambir) dapat melalui Jalan Abdul Muis - Jalan Majapahit - Jalan Juanda - Jalan Pos - Jalan Gedung Kesenian - Jalan Lapangan Banteng Utara - Jalan Lapangan Banteng Barat - Jalan Taman Pejambon - Jalan Pejambon - Jalan Medan Merdeka Timur - dst;
5. Lalu lintas dari arah Timur (Taman Suropati) menuju arah Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Taman Suropati - Jalan Teuku Umar - Jalan Cut Mutia - Jalan Menteng Raya - Jalan M. Ridwan Rais - Jalan Medan Merdeka Timur - Jalan Medan Merdeka Utara - Jalan Abdul Muis - Jalan Fachrudin - dst atau dapat melalui Jalan Imam Bonjol - Jalan HOS Cokroaminoto - Jalan Gembira - Jalan Galunggung - Jalan Karet Pasar Baru Timur III - Jalan Karet Pasar Baru Timur II - dst;
6. Warga sekitar kawasan jalan Dr. Kusuma Atmaja yang ingin menuju arah Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan HOS Cokroaminoto - Jalan Rasuna Said - Jalan Casablanca Raya - Jalan KH. Mas Mansyur - dst;
7. Warga sekitar kawasan Jalan Sumenep, Jalan Blora yang ingin menuju arah Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Blora - Jalan Kendal - Jalan Latuharhary - Jalan Galunggung - Jalan Rasuna Said - dst;
8. Lalu lintas dar Barat (Stasiun Karet) menuju ke Timur (Manggarai) dapat menggunakan Jalan R.M Djojohadikoesoemo - Jalan Galunggung - Jalan Sultan Agung - dst;
9. Lalu lintas dari Timur Taman Suropati menuju Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Madiun - Jalan Sultan Agung - Jalan Galunggung - Jalan Karet Pasar Baru Timur III - Jalan Karet Pasar Baru Timur II - Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo - dst;
10. Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang) menuju ke Timur (Kampung Melayu) dapat menggunakan Jalan Mas Mansyur - Jalan Prof. Dr. Satrio atay JLNT Dr. Satrio - Jalan Casablanca Raya - Jalan KH Abdulah Syafei - dst;
11. Lalu lintas dari Timur (Kampung Melayu) menuju ke Barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan KH. Abdulah Syafei - Jalan Casablanca Raya - JLNT Dr. Satrio atau Jalan Dr. Satrio - Jalan Mas Mansyur - dst;
12. Lalu lintas dari Timur (Kampung Melayu) menuju ke Barat (Stasiun Palmerah) dapat melalui Jalan KH. Abdulah Syafei - Jalan Casablanca Raya - JLNT Dr. Satrio atau Jalan Dr. Satrio - Jalan Mas Mansyur - Jalan Penjernihan - Jalan Pejompongan Raya - Jalan Palmerah Timur - dst;
13. Lalu lintas dari Barat (Slipi) menuju ke Timur (Pancoran) dapat melalui Jalan Pejompongan Raya - Jalan Penjernihan 1 - Jalan Mas Mansyur - Jalan Dr. Satrio - Jalan Casablanca Raya - berputar di bawah Flyover Tebet - Jalan Casablanca Raya - Jalan Rasuna Said - Jalan Gatot Subroto - dst;
14. Lalu lintas dari arah Timur (Cawang) menuju Barat (Slipi) dapat menggunakan Jalan Rasuna Said - Jalan Dr. Satrio - Jalan Mas Mansyur - Jalan Penjernihan 1 - Jalan Pejompongan Raya - Jalan Tentara Pelajar - berputar di kupingan Jalan Tentara Pelajar - Jalan Gatot Subroto - Jalan S. Parman - dst;
15. Lalu lintas dari arah Timur (Cawang) menuju Selatan (Blok M) dapat melalui Jalan Terusan Rasuna Said - Jalan Kapten Tendean - Jalan Wolter Monginsidi - Jalan Trunojoyo - Jalan Panglima Polim - Blok M - dst;
16. Lalu lintas dari arah Selatan (Blok M) menuju ke Utara (Harmoni) dapat melalui Jalan Panglima Polim - Jalan Kyai Maja - Jalan Kebayoran Baru - Jalan Sultan Iskandar Muda - berputar di atas underpass Gandaria City - Jalan Sultan Iskandar Muda - Jalan Teuku Nyak Arief - Jalan Lingkaran Putri Hijau - Jalan Tentara Pelajar - Jalan S Parman - Jalan Tomang Raya - Jalan Kyai Caringin - Jalan Balikpapan - Jalan Suryapronoto - dst;
17. Angkutan barang dari arah Timur (Cawang) menuju Barat (Slipi) dengan muatan sumbu terberat (MST) 5500 kg dapat melalui Jalan Di Panjaitan - Jalan Basuki Rahmat - Jalan Flyover Kampung Melayu - Jalan KH Abdullah Syafei - Jalan Casablanca Raya - JLNT Satrio - Jalan Penjernihan 1 - Jalan Pejompongan Raya - Jalan Tentara Pelajar - berputar di Kupingan Jalan Tentara Pelajar- Jalan Gatot Subroto - dst.