Kisah Bobon Santoso Masak Besar di Zona Merah Papua, Justru Bikin Ketagihan

Bobon Santoso, masak besar bobon santoso, Bobon Santoso Masak Besar di papua, Kisah Bobon Santoso Masak Besar di Zona Merah Papua, Justru Bikin Ketagihan

YouTuber kuliner Bobon Santoso dikenal luas lewat konten masak besar yang kerap viral di media sosial.

Namun, di balik tayangan spektakuler panci raksasa dan ribuan porsi makanan, tersimpan kisah ekstrem yang pernah ia alami: memasak di zona merah Papua saat situasi keamanan sedang mencekam.

Sekitar tahun 2021, Bobon bersama timnya berangkat ke Papua untuk membuat konten masak besar.

Saat itu, wilayah yang mereka tuju tengah dilanda kekerasan dan konflik yang bahkan berujung pada pembantaian.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) bahkan telah memperingatkan bahwa perjalanan tersebut sangat berisiko. Namun, Bobon memilih untuk tetap melanjutkan misinya.

“Kami tetap masak di sana walaupun saat itu sangat mencekam, tapi saya enggak kapok masak di Papua. Justru ketagihan,” ujar Bobon mengenang pengalaman tersebut.

Meski situasi penuh ancaman, semangat Bobon tak surut. Bahkan, ia sempat dikira sebagai utusan presiden oleh warga setempat karena aksi bagi-bagi makanan setelah masak besar.

“Saya pernah masak di satu kampung, awalnya cuma 1.000 porsi. Tapi tersebar kabar kalau utusan presiden datang. Akhirnya yang keluar bukan satu kampung, tapi satu distrik yang terdiri dari 19 kampung,” tuturnya sambil tertawa.

Kedatangan ribuan warga tak membuatnya mundur. Bobon justru berusaha mencari bahan tambahan agar semua orang tetap bisa menikmati hasil masakannya.

Alhamdulillah semua kebagian,” kata dia.

Dari Bali ke penjuru Nusantara

Bobon memulai aksi masak besar ini sejak masa pandemi Covid-19. Kala itu, Pulau Bali terpukul berat akibat anjloknya sektor pariwisata.

Dari niat sederhana membantu warga sekitar yang kesulitan, kegiatan itu kemudian berkembang menjadi gerakan sosial berbasis kuliner.

“Akhirnya konten kami berubah, arahnya lebih ingin bisa berdampak untuk masyarakat,” jelas Bobon.

Bobon Santoso, masak besar bobon santoso, Bobon Santoso Masak Besar di papua, Kisah Bobon Santoso Masak Besar di Zona Merah Papua, Justru Bikin Ketagihan

Perusahaan komestik nasional Paragon Corp menggandeng YouTuber Bobon Santoso dalam aktivitas Paragonian Bergerak di Kampung Bandan, Jakarta Utara. Total 1.500 porsi ayam kalio disiapkan untuk masyarakat setempat yang mayoritas terdiri dari ibu rumah tangga dan anak-anak.

Kini, ia bersama tim “Kuali Merah Putih” telah menjelajahi berbagai wilayah di Indonesia, dari Jabodetabek, Semarang, Medan, Palembang, hingga pelosok Papua. Ia memperkirakan sudah lebih dari 1.000 kali melakukan masak besar di berbagai tempat.

Namun, Bobon menegaskan bahwa kontennya bukan semata tentang memasak.

“Porsi masak itu hanya sekitar 15–20 persen. Sisanya kami eksplor kehidupan masyarakat, budaya, adat, sampai keluh kesah mereka,” ujarnya.

“Akhirnya semua bisa tahu dari tontonan di channel kami. Konten kami menjadi jendela besar untuk melihat Indonesia dari dekat,” tambahnya.

Masak ribuan porsi dan simpan peralatan di seluruh Indonesia

Menu yang dimasak pun beragam, dari rendang, kalio, gulai, hingga nasi goreng dengan porsi yang bisa mencapai 5.000 sajian dalam sekali kegiatan.

Untuk mendukung operasionalnya, Bobon bahkan menyiapkan peralatan masak raksasa di berbagai titik Indonesia.

Bobon Santoso, masak besar bobon santoso, Bobon Santoso Masak Besar di papua, Kisah Bobon Santoso Masak Besar di Zona Merah Papua, Justru Bikin Ketagihan

Bobon Santoso saat ditemui media di lokasi masak besar Kuali Merah Putih bersama Paragon Corp di Jakarta Utara, Kamis (9/10/2025).

“Ada di Papua, Bali, Sumatera, Kalimantan, dan di Jakarta. Kami taruh peralatannya di beberapa titik supaya mudah kalau mau masak besar,” katanya.

Kini, Bobon Santoso bukan hanya dikenal sebagai kreator kuliner, tapi juga sebagai sosok yang memanfaatkan dapur raksasanya untuk menjembatani silaturahmi antarwarga di seluruh pelosok negeri.

“Kami pengin bukan sekadar masak, tetapi menjadi wadah untuk silaturahmi buat masyarakat yang selama ini suaranya tidak terdengar,” tutup Bobon.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.