Finlandia Tutup Kedubesnya di 3 Negara Zona Merah Ini, Apa Sebabnya?

Bendera Uni Eropa dan Finlandia berkibar di luar Kedutaan Besar Finlandia di Moskow, Rusia.
Bendera Uni Eropa dan Finlandia berkibar di luar Kedutaan Besar Finlandia di Moskow, Rusia.

  Finlandia memutuskan untuk menutup kedutaan besar mereka di Myanmar, Afghanistan dan Pakistan pada 2026. Perihal penutupan kantor diplomatik itu disampaikan Kementerian Luar Negeri Finlandia pada Jumat, 28 November 2025. 

"Kementerian Luar Negeri telah memutuskan untuk menutup Kedutaan Besar Finlandia di Islamabad, Kabul dan Yangon mulai 2026," demikian menurut pernyataan.

Disebutkan bahwa penutupan itu dilakukan  sebagai bagian dari reformasi misi luar negeri Finlandia. "Kami akan secara sistematis mengembangkan jaringan misi luar negeri Finlandia untuk menghadapi tantangan di masa depan, "ujar Menteri Luar Negeri Finlandia, Elina Valtonen.

Selain itu, pertimbangan operasional dan strategis seiring dengan perubahan situasi politik di negara-negara tersebut dan juga keterbatasan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Finlandia.

Hal ini mempertimbangkan kepentingan kebijakan luar negeri dan keamanan Finlandia serta kebutuhan kegiatan promosi ekspor Finlandia, demikian bunyi pernyataan tersebut.

 "Tujuannya adalah untuk memfokuskan sumber daya pada negara-negara yang secara strategis penting bagi Finlandia, " ujarnya

 "Lingkungan operasional kami berubah dengan cepat. Perubahan yang akan dilakukan akan membantu kami membangun Finlandia yang lebih kuat dan lebih kompetitif serta mengelola hubungan eksternal Finlandia sesuai dengan prioritas kami, " imbuhnya

Negara tersebut juga telah menutup operasinya di Pakistan pada tahun 2012, yang terpaksa disebabkan oleh keterbatasan anggaran, tetapi misi tersebut kemudian dibuka kembali pada tahun 2022.

Pada tahun 2023, Swedia juga menutup kedutaan besarnya di ibu kota tanpa batas waktu, dengan alasan situasi keamanan.

Pada waktu yang sama, konsulat jenderal baru telah dibuka di Houston awal tahun ini sebagian bagian dari inisiatif pemerintah Finlandia untuk memperluas kehadirannya di Amerika Serikat, menurut pernyataan.