Real Madrid Terpuruk, Benzema: Terlalu Banyak Pemain Bintang Justru Bikin Tim Hancur
Pemain Al-Ittihad, Karim Benzema menyoroti hasil buruk yang dialami mantan klubnya, Real Madrid usai kalah secara beruntun dari Celta Vigo dan Manchester City.
Hasil buruk tersebut langsung memunculkan sorotan tajam kepada pelatih Xabi Alonso yang baru menahkodai klub kurang dari satu tahun.
Dalam beberapa pekan terakhir, Real Madrid tampak kesulitan menemukan ritme terbaik. Permainan tidak stabil, hasil buruk, dan hilangnya identitas permainan membuat Alonso menjadi pihak yang paling disalahkan.
Pemain Real Madrid rayakan gol Karim Benzema
Namun, Benzema justru melihat akar masalah Madrid berasal dari dalam skuad itu sendiri, bukan dari kursi pelatih. Menurutnya, persoalan utama Madrid adalah belum adanya koneksi yang matang di antara para pemain bintang.
“Yang mereka butuhkan hanyalah koneksi antara Mbappe, Vinicius, Bellingham, dan Rodrygo. Setiap pemain perlu tahu apa yang harus dilakukan di lapangan,” ujar Benzema dikutip dari Marca Jumat 12 Desember 2025.
Benzema menilai, setiap pemain perlu mengetahui peran dan fungsinya masing-masing saat di lapangan.
“Bellingham perlu memahami bahwa dia adalah pengatur serangan, bukan pencetak gol. Mbappe adalah pencetak gol, bukan gelandang serang. Vinicius bukanlah gelandang bertahan, dia adalah pemain sayap kiri. Selama setiap pemain tahu apa yang harus dilakukan di lapangan, itu sudah cukup. Karena kita berbicara tentang pemain yang berada di peringkat sepuluh besar dunia, dan mereka semua berada di tim yang sama,” ucap pemain 37 tahun itu.
Lebih jauh Ia menyoroti bahwa setiap pemain memiliki ego dan karakteristik masing-masing, dan hal itu sering kali membuat kerja sama di lapangan menjadi buntu.
“Ini sulit karena setiap orang memiliki kepribadian dan karakteristiknya masing-masing. Setiap orang ingin menjadi yang terbaik, jadi agak rumit… Setiap orang perlu memahami bahwa, dalam peran mereka, mereka dapat berkontribusi, tetapi itu untuk kebaikan tim,” tegasnya.
Video Jude Bellingham Ngamuk Usai Tak Diumpan Mbappe Viral di Media Sosial
Menurut Benzema, Xabi Alonso tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut seorang diri. Menurutnya, pelatih hanya bisa memberikan arahan, sementara eksekusi tetap berada di tangan para pemain.
“Jika rekan setim Anda lebih baik dari Anda, Anda harus menerimanya. Masalahnya adalah tidak menerima bahwa pemain di depan Anda mencetak lebih banyak gol. Itulah mengapa Anda mengalami masalah ketika memiliki lima atau enam pemain hebat bersama-sama,” sindir Benzema.
“Setiap orang memberikan kontribusi. Dan, pada akhirnya, pencetak gol selalu mendapatkan lebih banyak perhatian daripada yang lain. Tapi dia selalu membutuhkan orang lain! Anda tidak bisa melakukan semuanya sendirian,” tandasnya.