Debat Warga Soal Janji Kampanye, Wabup Garut Putri Karlina: Bapak Itu Harus Realistis

debat, janji kampanye, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, Putri Karlina Wakil Bupati Garut, Debat Warga Soal Janji Kampanye, Wabup Garut Putri Karlina: Bapak Itu Harus Realistis

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menjadi sorotan publik setelah video dirinya berdebat dengan seorang warga viral di media sosial.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat Putri menghadiri kegiatan di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut.

Dalam rekaman video itu, seorang warga tampak menagih janji kampanye Putri saat Pilkada 2024. Putri awalnya menjelaskan sejumlah program yang telah dijalankan pemerintah daerah. Namun, warga yang mengenakan baju putih itu terus menimpali dengan pertanyaan lanjutan dan mendekat ke arah Putri.

“Keinginan bapak apa?” tanya Putri.

“Ya realisasi,” jawab warga tersebut.

Warga itu kemudian menyinggung janji kampanye mengenai bantuan permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Salah satunya, (bantuan) satu sampai lima juta untuk UMKM,” kata pria itu.

Putri menegaskan bahwa program bantuan tersebut sudah mulai dijalankan. Namun warga itu kembali mempertanyakan apakah seluruh pelaku UMKM sudah menerima bantuan tersebut. Dari situ, suasana memanas hingga seorang pengawal Putri terlihat mendekat untuk menenangkan situasi.

“Bapak itu harus realistis,” ujar Putri menanggapi.

Pria tersebut menegaskan bahwa dirinya hanya ingin menyampaikan aspirasi.

“Memang tidak boleh saya menyampaikan itu?” ujarnya.

Ketegangan sempat meningkat sebelum akhirnya sejumlah tamu mencoba melerai. Putri sempat berbicara dengan nada tinggi sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Saat ia berjalan pergi, pria tersebut masih bersuara lantang, “Realisasikan janji-janji politik, suara rakyat suara Tuhan. Kalau janji politik tidak ditepati berarti membohongi Tuhan, terima kasih.”

Saat dikonfirmasi pada Selasa (7/10/2025) siang, tim Wakil Bupati Garut menyampaikan bahwa Putri sedang melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Cikelet.

Namun, pada malam harinya, Putri memberikan tanggapan melalui akun Instagram pribadinya, @putri.karlina14. Ia mengunggah foto domba Garut disertai narasi yang diduga menyinggung peristiwa tersebut.

“Ada yang lagi rame ya..? enggak akan saya klarifikasi karena kebenaran akan selalu menemukan jalannya,” tulis Putri dalam unggahan itu.

Ia melanjutkan, “Yang mengenal saya tidak butuh penjelasan, yang sudah benci tidak akan percaya.”

Putri juga menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah pihak, termasuk pria yang berdebat dengannya.

“Ke masyarakat via kamera teman-teman wartawan (yang sadly enggak akan seviral konten asalnya), ke Pak Bupati, Gubernur, ke mama papa aku, ke suamiku,” tulisnya.

Dalam akhir unggahannya, Putri menegaskan bahwa sikapnya bukan karena status keluarga, melainkan karena prinsip yang ia pegang.

“Berani juga karena saya orang Garut, berfilosofi domba garut. Si tangkas pemberani dengan semangat juang tinggi, petarung yang pantang menyerah. So just let it be,” tutup Putri.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.