Usai Digugat Cerai, Ini 5 Pengakuan Jujur Hamish Daud Soal Hubungan Hingga Janji ke Raisa

Hamish Daud.
Hamish Daud.

 Untuk pertama kalinya sejak kabar perceraiannya mencuat, Hamish Daud akhirnya buka suara. Aktor sekaligus arsitek ini muncul ke publik membawa penjelasan jujur tentang perpisahannya dengan Raisa Andriana — termasuk membantah isu orang ketiga dan menegaskan tekadnya untuk tetap menjadi ayah yang selalu hadir.

Berikut lima pengakuan jujur Hamish Daud yang memperlihatkan bagaimana ia menyikapi perpisahan dengan penuh kedewasaan. Yuk, scroll!

Tetap Kompak Demi Anak

Meski rumah tangga mereka berakhir, Hamish dan Raisa memilih untuk tetap bersatu sebagai orang tua. Ia menegaskan bahwa hubungan mereka baik-baik saja dan tetap saling berkomunikasi setiap hari demi sang anak.

"Yaya itu best friend saya. Kita, kita pisah baik-baik dan kita lagi berusaha sebaik mungkin untuk co-parenting. Saya berhubungan sama dia itu setiap hari, setiap malam, setiap pagi, setiap malam. Jadi kita saling tanggung jawab kita emang untuk urusan anak," ujar Hamish di Mapolres Metro, Jakarta Selatan.

Hamish menekankan bahwa keduanya kompak dan saling mendukung agar anak tetap tumbuh dalam suasana penuh kasih sayang, tanpa perlu ada konflik antara orang tuanya.

Tidak Ada Orang Ketiga

Setelah kabar perceraian muncul, nama Hamish sempat terseret dalam isu perselingkuhan. Semua bermula dari unggahan folder “Future House” di Pinterest yang dikaitkan dengan seorang rekan lamanya, Sabrina Alatas.

Namun, Hamish dengan tegas membantah isu itu.

"Tidak ada (perselingkuhan). Ini teman-teman saya udah 20 tahun, 10 tahun, ini bukan orang-orang baru. Dan saya minta maaf banget untuk semua orang di sekitar saya yang kena dampak negatif ini," kata Hamish Daud.

"Keluarga-keluarga mereka, fans saya juga, keluarga-keluarga Yaya, keluarga saya, saya minta maaf dengan berita negatif ini yang gak benar,” sambungnya.

Tak Ribet Soal Harta Gono-gini

Dalam gugatan yang diajukan Raisa di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 22 Oktober 2025, tidak ada pembahasan tentang harta gono-gini atau hak asuh anak. Hamish menegaskan bahwa mereka berdua tidak mempermasalahkan harta, karena fokus utama tetap anak.

"Harta kita share-share aja. You know, yang penting anak kita dijaga, kita jaga, dan hubungan kita kita jaga. Hubungan kita jaga banget karena untuk selamanya kita co-parenting. Kita kerja bersama untuk besarin anak kita bersama," ujarnya.

Bagi Hamish, nilai kebersamaan dalam membesarkan anak jauh lebih penting daripada materi.

Janji Tak Akan Lari dari Tanggung Jawab

Meski pernikahan mereka berakhir, Hamish berjanji tak akan pernah meninggalkan tanggung jawabnya. Ia menegaskan akan terus memberikan dukungan kepada Raisa, baik secara finansial maupun emosional.

"Ehm, ya pokoknya ujung-ujungnya saya gak lari dari tanggung jawab. Saya akan tetap untuk support dia selama-lamanya, mau itu financial, mau itu support sebagai teman, sebagai keluarga, saya gak lari ke mana-mana, dan saya pengin jaga itu," janji Hamish Daud.

Fleksibel Urus Anak, Tanpa Bagi-bagi Waktu

Bagi Hamish, menjadi orang tua bukan soal jadwal atau batasan waktu. Ia percaya bahwa orang tua harus selalu ada kapan pun anak membutuhkan.

"Kita gak ada yang gak boleh ketemu anak. Kita saling support dan yang terbaik aja buat anak kita," kata bintang Critical Eleven itu.

Hamish menuturkan bahwa ia tetap bisa bertemu anak setiap hari, bahkan ketika Raisa sedang bekerja di luar negeri.

"Kalau kita lagi saling sibuk, kita saling bantu. Yaya lagi di luar negeri sekarang lagi kerja, jadi urusan saya untuk mengurus urusan anak kita," ungkapnya.