Kades Karanganyar Buka Suara Soal Sosok Kakek Tarman yang Viral karena Mahar Rp 3 Miliar: Dia Bukan Warga Asli

penipuan, Pacitan, pernikahan viral, Sheila Arika, Tarman, viral pernikahan Pacitan, Pacitan mahar 3 miliar, maskawin 3 miliar Pacitan, Kades Karanganyar Buka Suara Soal Sosok Kakek Tarman yang Viral karena Mahar Rp 3 Miliar: Dia Bukan Warga Asli

Nama Mbah Tarman mendadak jadi sorotan publik setelah kisah pernikahannya dengan gadis muda asal Pacitan viral di media sosial.

Pria lanjut usia itu disebut-sebut memberikan mahar fantastis untuk istrinya, yaitu senilai Rp 3 miliar dan satu unit mobil mewah.

Belakangan terbongkar bahwa mahar yang diberikan sang kakek hanyalah tipuan semata.

Warganet akhirnya penasaran dengan asal-usul sang kakek, hingga muncullah kabar bahwa ia merupakan warga Desa Ngepungsari, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar.

Kades Bantah Kakek Tarman adalah Warganya

Namun, kabar itu segera diluruskan oleh Kepala Desa Ngepungsari, Paryanto, yang dengan tegas menyebut bahwa sosok Tarman bukanlah penduduk asli desanya.

Paryanto pun angkat bicara untuk meluruskan informasi yang simpang siur mengenai sosok pria tua yang kini namanya viral se-Indonesia tersebut.

“Dia bukan warga asli kami,” ujar Paryanto, Jumat (10/10/2025).

Menurutnya, kakek Tarman sebenarnya berasal dari Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri.

Namun, ia mengakui bahwa kakek Tarman memang sempat tinggal di Desa Ngepungsari karena menikah dengan salah satu warganya. Tetapi pernikahan itu berakhir pada tahun 2021.

“Itu orang Jatiroto Wonogiri dulu pernah menikah dengan warga kami di Dusun Talang, Desa Ngepungsari, dan sudah bercerai tahun 2021,” jelasnya.

Paryanto menambahkan, setelah perceraian itu, Tarman sempat mendekam di penjara di Kabupaten Wonogiri.

Sejak keluar dari tahanan, keberadaannya tak lagi diketahui warga desa.

“Setelah itu pindah ke Pacitan dan menikah dengan orang Pacitan yang sekarang sedang viral itu. Jadi memang sudah pindah dari desa kami,” katanya.

Paryanto menegaskan lagi, Tarman bukan penduduk asli Ngepungsari.

“Mbah Tarman itu katanya bisnis samurai, tapi belum pernah berhasil. Katanya kalau laku bisa triliunan. Tapi yang jelas, dia bukan warga kami, dia asli Jatiroto, Wonogiri,” tegasnya.

Kakek Tarman Diduga Tipu Gadis Pacitan dengan Cek Palsu

Sebelumnya diberitakan, pernikahan Tarman (74) dengan Sheila Arika (24), gadis asal Pacitan, Jawa Timur viral di media sosial.

Dalam pernikahan yang digelar Rabu (8/10/2025) malam di Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan itu, Tarman memberikan mahar berupa cek senilai Rp 3 miliar dan satu unit mobil mewah.

Kisah pernikahan itu sempat viral di media sosial, dengan warganet yang menyorot jumlah mahar yang fantastis, serta perbedaan usia kedua mempelai.

Namun tak lama setelah pernikahan berlangsung, kabar mengejutkan kembali datang, namun bukan kabar bahagia.

Terungkap bahwa cek senilai Rp 3 miliar yang dijanjikan Tarman ternyata palsu, sedangkan mobil yang digunakan sebagai mahar diketahui merupakan mobil sewaan alias rental.

Sementara sang kakek tiba-tiba menghilang, meninggalkan sang istri dan keluarga barunya dalam kebingungan.

KUA Beberkan Fakta Soal Mahar Fantastis

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bandar, Bakhrul Husaeni, mengonfirmasi bahwa sejak awal memang ada perubahan nominal mahar.

“Waktu daftar pernikahan dan rapak, keduanya menuliskan mahar atau mas kawin Toyota Camry dan uang senilai Rp 1 Miliar,” ungkap Bakhrul, Kamis (9/10/2025).

Namun dua hari sebelum akad, nilai mahar tiba-tiba meningkat menjadi Rp 3 miliar.

“Tidak jadi Rp 1 miliar akan tetapi Rp 3 miliar. Mobil Toyota Camry ya juga tetap,” jelas Bakhrul.

Pada hari H pernikahan, mahar hanya berupa cek senilai Rp 3 miliar, sementara mobil disebut sebagai hadiah tambahan.

“Mobil Toyota Camry hanya sebagai hadiah. Didatangkan ke lokasi. Toyota Camry bukan untuk mas kawin,” ujarnya.

Bakhrul menambahkan, mahar sebesar itu sah-sah saja menurut hukum agama, meski mengandung risiko besar bagi kedua pihak.

“Bukan berarti tanpa risiko ya. Kalau saya bilang risikonya cukup berat bagi kedua mempelai. Tapi ya tidak apa-apa sih,” tutupnya.

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul “Mbah Tarman Viral Beri Mahar Rp3 Miliar untuk Gadis Pacitan, Kades Karanganyar Membantah” dan “Heboh Pernikahan Kakek Tarman Asal Wonogiri Beri Mahar Rp3M untuk Gadis Pacitan, Ternyata Penipuan”.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.