Suami Hemat atau Pelit? Psikolog Jelaskan Bedanya

suami pelit ke istri, suami pelit, suami pelit dan perhitungan, suami hemat, beda suami hemat dan suami pelit, Suami Hemat atau Pelit? Psikolog Jelaskan Bedanya

Dalam hubungan suami istri, cara pandang terhadap uang sering kali mencerminkan kepribadian masing-masing.

Ada yang cenderung hemat, ada pula yang disebut pelit. Sekilas mirip, tapi ternyata keduanya memiliki perbedaan besar -- dan tak jarang, hal ini bisa berdampak pada keharmonisan rumah tangga.

Terkait hal ini, psikolog menjelaskan perbedaannya. Simak selengkapnya.

Perbedaan suami hemat dan suami pelit

Suami hemat

Menurut psikolog klinis Yustinus Joko Dwi Nugroho, M.Psi. yang berpraktik di Rumah Sakit DR Oen Solo Baru, suami hemat bisa mengatur keuangan agar mencukupi kebutuhan harian.

“Dan suami masih mau mengeluarkan uang untuk kebutuhan lain,” tutur dia saat dihubungi pada Minggu (5/10/2025).

Kebutuhan lain mencakup uang untuk liburan demi menjaga keharmonisan rumah tangga dan keperluan sekolah anak.

Selain itu, suami hemat biasanya terbuka untuk merencanakan anggaran kebutuhan rumah tangga bersama istri.

Dalam merencanakan anggaran pun, suami hemat akan bersikap fleksibel terhadap hal-hal yang menjadi prioritas, yang mana prioritas bisa berubah tergantung situasi dan kondisi.

Suami pelit

Di sisi lain, pada kasus suami pelit, sebenarnya ada banyak penyebab mengapa suami pelit terhadap istri.

Beberapa di antaranya adalah trauma finansial masa lalu, seperti pernah terlilit utang, hidup dalam kemiskinan untuk waktu yang lama, bangkrut saat baru memulai usaha, atau kena tipu investasi.

Seorang suami juga bisa pelit terhadap istrinya karena ingin mengontrol mereka. Sebab, ada kepercayaan bahwa laki-laki adalah kepala keluarga.

Jadi, ia harus mengontrol semuanya termasuk keuangan, tanpa memberi ruang untuk berdiskusi terkait keperluan rumah tangga yang memerlukan uang.

“Kalau terkait dengan suami pelit, dia punya tabungan, tapi menghindari mengeluarkan uang, bahkan untuk kebutuhan yang wajar,” kata Joko.

“Berbeda dengan hemat, suami yang pelit juga cenderung sembunyi-sembunyi dalam mengatur keuangan, tanpa diketahui oleh istrinya. Tidak ada transparansi,” sambung dia.

Suami tidak pelit dengan kebutuhan anak

Namun demikian, pada beberapa kasus, ada suami yang pelit terhadap istri, tetapi tidak terhadap anak. Bahkan, mereka tidak sungkan mengeluarkan uang banyak demi sang buah hati.

Joko menjelaskan, kemungkinannya adalah karena suami memandang kebutuhan anak “lebih murni” daripada kebutuhan istri.

“Dan beberapa suami lebih royal dengan anak karena ingin terlihat hebat di depan anak, dianggap sebagai orangtua yang bertanggung jawab pun bisa menjadi salah satu motivasi dia lebih royal terhadap anak,” pungkas Joko.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.