Tren Cetak Nama di Suvenir Pernikahan, Inisial dan Panggilan Masih Jadi Pilihan

Suvenir pernikahan umumnya dilengkapi dengan nama depan, nama panggilan, atau, inisial pasangan pengantin agar terkesan lebih personal bagi para tamu yang hadir.
Personalisasi intim seperti itu rupanya masih diminati oleh para calon pengantin. Menurut marketing dari toko suvenir pernikahan bernama Red Ribbon Gift, Zoe, tren mencetak atau menyablon nama pada suvenir pernikahan tampaknya tidak akan pudar untuk beberapa waktu ke depan.
“Masih banyak calon pengantin yang request suvenir pernikahan pakai inisial, nama depan, atau nama panggilan,” ujar dia saat ditemui di Bridestory Market 2025 di Hall 1-1 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/10/2025).
Mencetak nama panjang masih kurang populer
Tren mencetak dan menyablon nama pengantin di suvenir pernikahan sudah ada sejak lama, tapi sampai saat ini tidak banyak yang mencetak nama panjang pada suvenir pernikahannya.
Zoe menerangkan, ini berkaitan dengan hubungan personal pasangan pengantin dengan para tamu undangan. Ditambah lagi, inisial, nama depan, dan nama panggilan, terlihat lebih simpel dan tidak terlalu berlebihan.
“Lagi pula, belum tentu teman-teman tahu nama lengkap kita. Bahkan teman terdekat juga mungkin lebih familiar sama inisial kita, atau nama depan atau nama panggilan kita, bukan nama lengkap,” jelas dia.
Sebab, dalam lingkaran pertemanan, jarang orang-orang memanggil satu sama lain dengan nama lengkap. Mereka lebih sering memanggil menggunakan nama depan atau nama panggilan agar terkesan lebih akrab.
Menurut Zoe, mencetak atau menyablon inisial, nama depan, atau nama panggilan merupakan cara pasangan pengantin menekankan keakraban mereka dengan para tamu undangan.
Selain itu juga menggunakan nama panjang di suvenir pernikahan terkesan kurang praktis.
“Untuk dicetak, kalau nama panjangnya terlalu panjang, bakal agak susah untuk dicetak memutari suvenir kayak gelas. Jadinya enggak muat,”pungkas Zoe.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.