Skor Juventus Vs AC Milan 0-0, Igor Tudor Ungkap Penyebabnya
Pelatih Juventus, Igor Tudor mengungkap penyebab Juventus gagal meraih kemenangan atas AC Milan di kandang sendiri.
Pertandingan berlabel Derby d'Italia Juventus vs AC Milan berakhir dengan skor imbang 0-0.
Duel Juventus vs AC Milang berlangsung di Allianz Stadium, Turin pada Senin (6/10/2025) mulai pukul 01.45 WIB.
Juventus sejatinya memegang kendali permainan sejak menit pertama. Bahkan mereka mampu mencatat sejumlah peluang ke gawang Rossoneri.
Meski begitu, AC Milan juga memberikan perlawanan ketat dan beberapa kali mengancam gawang Di Gregorio.
Pada menit ke-52, AC Milan mendapat hadiah penalti setelah Santiago Gimenez dilanggar Lloyd Kelly di kotak penalti.
Christian Pulisic yang ditunjuk sebagai algojo gagal memaksimalkan peluang setelah sepakannya melambung.
Igor Tudor Ungkap Penyebab Hasil Imbang
Igor Tudor dalam keterangannya pasca laga mengatakan Juventus sebenarnya memiliki peluang untuk menang.
Beragam cara telah dilakukan oleh Igor Tudor dan anak asuhnya meski masih buntu.
"Lalu setelah kami beralih ke formasi 5-3-2, mereka berhenti menciptakan peluang. Pertandingan itu sulit, sungguh disayangkan karena kami berusaha menang. Hasil imbang ini adil," ujarnya dikutip dari Tuttomercatoweb.
Pelatih asal Kroasia itu juga menilai jika faktor kelelahan membuat strateginya tak berjalan dengan baik.
"Lalu Kostic masuk... Itu adalah pilihan yang harus kami buat. Kami telah berencana untuk memanfaatkan Conceicao saat itu, karena kondisi fisiknya. David dan Yildiz kelelahan."
"Untuk menyampaikan pesan bahwa kami ingin menang, kami menempatkan dua penyerang, kami menempatkan tiga di tengah untuk menjaga area lapangan tersebut dengan baik," sambungnya.
Tudor menyesali para pemain depan Juventus yang gagal mencetak gol di laga ini.
Namun ia memilih tak mau pusing dan tetap memberikan pujian kepada David dan Yildiz.
"Tekanan adalah bagian dari klub ini. Saya menyukainya, tapi saya tidak suka dia tidak bisa mencetak gol. Dia pencetak gol, meskipun tidak mencetak gol, saya menyukainya," pungkasnya.
Legenda Juventus, Alessandro Del Piero mengangkat trofi Liga Champions. Ia datang untuk menghadiri UEFA Champions League Trophy Tour yang diadakan Heineken di Finns Recreation Club, Denpasar, Sabtu (16/3/2019).
Kritik Legenda Juventus
Hasil imbang melawan AC Milan turut mendapat sorotan dari legenda Juventus dan Italia, Alessandro Del Piero.
Del Piero mengkritik cara kerja Tudor yang dinilai krisis identitas akibat sering melakukan rotasi.
"Jika Anda sering merotasi dan membuat semua orang tegang, Anda memberi semua orang kepercayaan diri, tetapi Anda kehilangan sedikit identitas. Pada titik tertentu, tim menyadari keberadaan mereka di starting eleven, hari ini mereka masih belum ada di sana, tetapi di tempat lain mereka ada," jelasnya.
Del Piero juga mengkritik keberadaan Vlahovic yang sudah seharusnya diberikan kepada Openda dan David.
Menurutnya, Openda dan David dapat bermain dengan intensitas tinggi seperti karakter yang dibawa oleh Tudor.
"Vlahovic seharusnya pergi, dan Openda serta David seharusnya bersaing untuk mendapatkan tempat di starting... Jika mereka bermain dengan intensitas dan agresi yang tinggi, seperti gaya bermain Tudor, dengan segala risikonya, Juve dapat memainkan kartu mereka," jelasnya.