Serginho Yakin AC Milan Amankan Satu Tiket Liga Champions Musim Depan
Mantan pemain tim nasional Brasil, Serginho, meminta AC Milan untuk tetap tenang dan tidak panik usai menelan kekalahan mengecewakan dari Udinese pada akhir pekan lalu.
Serginho meyakini bahwa mantan klubnya memiliki kualitas yang lebih dari cukup untuk mengamankan posisi empat besar, sekaligus meraih satu tiket menuju Liga Champions musim depan.
Situasi persaingan di papan atas saat ini memang kian ketat.
Akibat kekalahan tersebut, selisih poin AC Milan dengan Como 1907 yang menempati peringkat kelima kini hanya berjarak lima angka, sementara kompetisi tinggal menyisakan enam pertandingan.
Meski begitu, sang legenda tetap merespons situasi ini dengan pandangan yang tenang dan optimis.
“Tidak banyak hal aneh atau tidak normal yang terjadi pada hari Sabtu,” kata Serginho, seperti dilansir La Gazzetta dello Sport.
“Musim ini tim tampil bagus melawan klub-klub besar tetapi kesulitan melawan tim-tim papan tengah dan tim-tim yang lebih kecil."
"Ketika Milan harus mengambil inisiatif dan membangun permainan, mereka merasa lebih sulit, hal itu juga terjadi saat melawan Parma,” lanjutnya.
Kendali Penuh di Tangan Rossoneri
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dua pertandingan krusial berikutnya, yakni menghadapi Verona dan Juventus, akan menjadi momen penentu bagi arah musim mereka.
Ia percaya bahwa nasib skuad saat ini sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri.
“Milan memegang kendali atas nasib mereka sendiri dan hanya bergantung pada diri mereka sendiri,” tegas Serginho.
“Saya tidak melihat kalender, saya percaya skuad ini memiliki potensi untuk finis di posisi kedua atau ketiga jika mereka kembali ke keseimbangan dan kekompakan yang membuat mereka tak terkalahkan selama 24 pertandingan liga. Mulai hari Minggu, saya berharap dapat melihat tim itu lagi.”
Aksi Rafael Leao dalam laga pekan ke-32 Liga Italia 2025-2026 AC Milan vs Udinese di Stadion San Siro, 11 April 2026.
Menyikapi Situasi Rafael Leao
Terkait dengan Rafael Leao yang sempat menerima cemoohan keras dari sebagian pendukung di stadion, pria berusia 54 tahun tersebut mengakui adanya sedikit gesekan.
Namun, ia memilih untuk meresponsnya dari sudut pandang yang positif.
“San Siro adalah stadion yang menuntut dan telah banyak kali memberikan tepuk tangan kepadanya ketika ia mencetak gol dan memberikan penampilan penting,” katanya.
“Mungkin siulan pada hari Sabtu akan menjadi stimulus tambahan baginya untuk menunjukkan nilainya di babak akhir ini."
"Terkadang satu gol saja sudah cukup untuk membangkitkan kembali rasa cinta. Jika dia mencetak gol penentu melawan Juventus, misalnya…”
Kepercayaan pada Massimiliano Allegri
Mengingat sejarah besar serta dukungan fanatik dari para penggemarnya, Serginho sangat yakin bahwa AC Milan adalah tim yang sejatinya harus selalu tampil di kompetisi elite sekelas Liga Champions (UEFA Champions League).
Ia enggan memikirkan skenario kegagalan finis di empat besar dan secara terbuka menyatakan dukungan penuhnya kepada pelatih Massimiliano Allegri beserta jajaran pemain.
“Milan harus bermain di Liga Champions, demi sejarahnya, demi klub ini, dan demi para penggemarnya."
"Saya optimis dan saya bahkan tidak ingin memikirkan kemungkinan tidak berada di empat besar setelah hari terakhir. Saya percaya pada Allegri dan para pemainnya."
"Melawan Verona dan Juventus, kita akan melihat Milan yang sebenarnya. Saya yakin akan hal itu, pungkasnya.”
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang