Juventus Rampungkan Perpanjangan Kontrak Luciano Spalletti hingga 2028
Klub Liga Italia (Serie A), Juventus, dikabarkan telah mencapai kesepakatan penuh untuk memperpanjang masa bakti pelatih kepala mereka, Luciano Spalletti.
Kabar yang beredar di berbagai media Italia menyebutkan bahwa manajemen Juventus akan segera meresmikan kerja sama baru ini sebelum akhir pekan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepercayaan klub terhadap performa tim yang mulai menunjukkan stabilitas di kompetisi kasta tertinggi, Serie A.
Luciano Spalletti sebelumnya bergabung dengan Juventus pada Oktober lalu dengan durasi kontrak jangka pendek yang sedianya berakhir pada musim panas 2026.
Namun, berkat tangan dinginnya, mantan pelatih tim nasional Italia tersebut berhasil membawa perubahan positif di Turin.
Oleh sebab itu, mendorong jajaran direksi untuk menyodorkan kontrak jangka panjang demi menjaga kesinambungan proyek klub.
Melansir laporan dari La Gazzetta dello Sport dan Tuttosport, pelatih berusia 67 tahun tersebut akan menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun yang akan mengikatnya hingga musim panas 2028.
Pengumuman resmi perihal kesepakatan ini diprediksi akan dilakukan dalam kurun waktu 24 jam ke depan atau paling lambat pada hari Jumat waktu setempat.
Terkait nilai kontrak, Spalletti diperkirakan akan menerima bayaran yang signifikan, berkisar antara 5 juta (setara Rp 99,7 miliar) hingga 6 juta euro (sekitar Rp 119,7 miliar) per musim, termasuk bonus.
Selain itu, laporan menyebutkan bahwa sang allenatore akan dibayar sekitar 3 juta euro untuk kontribusinya sejak menjabat pada Oktober lalu hingga akhir musim 2025-2026.
Keputusan besar ini disebut-sebut lahir setelah kemenangan telak 3-0 atas Sassuolo pada awal Januari lalu.
Peran Penting John Elkann dan Rencana Skuad
Kemenangan di Emilia Romagna tersebut menjadi titik balik penting.
John Elkann dilaporkan langsung berbicara dengan sang pelatih pada malam setelah pertandingan untuk membicarakan masa depan tim.
Pertandingan tersebut menandai kemenangan kelima dari tujuh laga tak terkalahkan yang diraih tim di bawah asuhan Spalletti.
Dukungan langsung dari petinggi klub seperti Elkann mempertegas bahwa visi sang pelatih sejalan dengan ambisi besar pemegang saham utama klub.
Setelah urusan kursi kepelatihan selesai, manajemen kini mulai mengalihkan fokus pada stabilitas skuad.
Agenda prioritas berikutnya adalah potensi pembaruan kontrak bagi dua pilar lini tengah, yakni Weston McKennie dan Manuel Locatelli.
Kedua pemain tersebut dianggap sebagai aset vital bagi rencana jangka panjang klub untuk kembali mendominasi persaingan di kancah domestik maupun Eropa.
Fokus Liga Champions dan Bursa Transfer
Di sisi teknis lapangan, target utama tim saat ini adalah mengamankan tiket ke Liga Champions untuk musim 2026-2027.
Manajemen menegaskan bahwa rencana pergerakan di bursa transfer baru akan difinalisasi setelah posisi akhir tim di klasemen liga diketahui secara pasti.
Hal ini dilakukan agar belanja pemain bisa disesuaikan dengan kebutuhan kompetisi tingkat kontinental tersebut.
Dengan rampungnya kesepakatan ini, stabilitas di ruang ganti diharapkan semakin terjaga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang