Rafael Leao Merasa Dikhianati Allegri Saat Masuk Daftar Jual AC Milan
Rafael Leao disebut merasa dikhianati oleh Massimiliano Allegri yang memasukannya dalam daftar jual di AC Milan.
Keputusan AC Milan untuk memasukkan Rafael Leao dan Christian Pulisic dalam daftar jual di bursa transfer musim panas 2026 kabarnya merupakan usulan sang mantan pelatih, Massimiliano Allegri.
AC Milan memulai langkah mereka di masa transisi tim dengan mengidentifikasi pemain-pemain yang berpotensi dijual di bursa transfer musim panas 2026.
Beberapa nama dikabarkan masuk dalam daftar jual AC Milan, termasuk Rafael Leao dan Christian Pulisic.
AC Milan Alami Masa Transisi
Saat ini, AC Milan belum bisa bergerak banyak di bursa transfer karena belum memiliki Direktur Olahraga setelah Igli Tare pergi.
Igli Tare ditendang bersama pelatih tim, Massimiliano Allegri, dan CEO klub, Giorgio Furlani.
Eks pelatih Manchester United, Ralf Rangnick digadang-gadang jadi sosok yang akan ditunjuk oleh Milan menggantikan Igli Tare.
Sementara, untuk kandidat pelatih, AC Milan dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Mauricio Pochettino, Mathias Jaissle, dan Mathias Jaissle.
Perombakan diyakini tak cuma terjadi di aspek manajemen. Pemain bintang semodel Rafael Leao dan Christian Pulisic kemungkinan juga bakal dilego di bursa transfer musim panas 2026.
Jurnalis Italia, Daniele Longo, menyebut sudah sedari April silam Rafael Leao dan Pulisic masuk daftar jual.
Keputusan itu diambil Allegri usai dirinya melakukan rapat dengan manajemen tim.
Hubungan Leao dan Massimiliano Allegri kala itu juga mulai memburuk. Sehingga, keputusan untuk memasukkan sang pemain Portugal ke daftar jual sangat bisa dimengerti.
Penyerang AC Milan, Rafael Leao, berebut bola dengan bek Juventus, Bremer, pada laga Serie A Italia antara AC Milan dan Juventus FC di stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 26 April 2026.
Panggilan Zlatan Ibrahimovic
Longo pun menyebut bahwa Ibrahimovic selaku penasihat senior AC Milan pun telah memanggil secara langsung Pulisic dan Leao.
“Pelatih (Allegri) meminta kalian untuk dijual, tetapi tetap fokus dan tenang, dia akan pergi,” kata Daniele Longo, mengisahkan perkataan Ibrahimovic kepada Leao dan Pulisic.
Menurut Longo, Rafael Leao merasa dikhianati oleh Allegri. Sebab, Leao merasa sepanjang musim sudah mengikuti keinginan Allegri mentas sebagai ujung tombak, alih-alih bermain di sektor sayap kiri yang merupakan posisi naturalnya.
Baru-baru ini, Rafael Leao juga menyebut dirinya ingin memulai tantangan baru. Ia memimpikan bermain di Liga Inggris.
"Saya butuh tantangan baru. Di Italia, liga sedang berkembang, tetapi untuk gaya sepak bola saya, Premier League atau LaLiga akan lebih baik menampilkan bakat dan kemampuan saya sebagai pemain," ujar Leao.
"Jika kesempatan di Premier League datang kepada saya, saya akan sangat senang, saya pikir saya akan mampu menandingi bakat saya dengan pemain-pemain yang berada di level sangat tinggi," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang