Skenario Juventus Lolos Liga Champions Usai Ditumbangkan Fiorentina

Liga Italia, Juventus, Fiorentina, Liga Champions, Luciano Spalletti, Skenario Juventus Lolos Liga Champions Usai Ditumbangkan Fiorentina

Langkah Juventus untuk bisa mengamankan tiket menuju Liga Champions (UEFA Champions League) musim depan tidak mudah.

Kekalahan mengejutkan di markas sendiri pada pekan ke-37 kompetisi Liga Italia 2025-2026 memaksa Juventus harus turun peringkat di papan klasemen.

Kepastian ini terjadi setelah Juventus dipaksa menyerah dengan skor akhir 0-2 saat menjamu Fiorentina di Stadion Allianz, Turin, pada Minggu (17/5/2026) petang waktu setempat.

Hasil minor tersebut membuat asa Bianconeri untuk menembus zona Liga Champions menjadi sangat tipis dan harus bergantung pada nasib tim lain.

Hitung-hitungan di Pekan Pamungkas Serie A

Kekalahan menyakitkan dari Fiorentina akibat gol yang dilesakkan oleh Rolando Mandragora (8') dan Cher Ndour (33') membuat skuad asuhan Luciano Spalletti tertahan di posisi keenam dengan koleksi 68 poin.

Jumlah poin mereka sejatinya sama dengan yang dikumpulkan oleh Como, namun Si Nyonya Tua harus rela berada di bawah Azzurri akibat kalah dalam catatan rekor pertemuan langsung (head-to-head).

Situasi ini membuat persaingan di zona papan atas Serie A semakin rumit, mengingat AC Milan dan AS Roma kini berada di peringkat ketiga dan keempat dengan torehan 70 poin.

satunya bagi kubu Turin untuk lolos adalah wajib memetik kemenangan atas Torino pada pekan terakhir, sembari berharap AC Milan, AS Roma, dan Como terpeleset atau gagal memenangkan pertandingan pamungkas mereka.

Jika poin akhir sama, Juve memiliki keunggulan head-to-head atas Roma serta selisih gol yang lebih baik daripada AC Milan.

Kritik dan Evaluasi Mandiri Luciano Spalletti

Setelah pertandingan selesai, Luciano Spalletti tampak kesal dalam sesi wawancara pasca-pertandingan dengan Sky Sport.

Ketika reporter mencatat bahwa Bianconeri seharusnya memenangkan "pertandingan terpenting dalam hidup mereka," pelatih asal Italia itu langsung membalas tajam.

“Jika Anda memulai dengan cara ini, Anda langsung memulai dengan buruk.” kata Spalletti kepada Sky Sport dikutip dari Football Italia, Minggu (17/5/1016).

Ia menolak narasi dramatis yang menganggap peluang timnya sudah tertutup sepenuhnya untuk sisa musim ini.

“Fakta bahwa semuanya sudah berakhir, bahwa kita semua sudah mati…itu salah. Jelas, ini hasil yang buruk. Ini pertandingan penting,” lanjutnya.

Ketika disinggung mengenai pemahamannya terhadap skuad saat ini dibandingkan dengan pernyataannya beberapa pekan lalu, eks pelatih timnas Italia itu menegaskan bahwa penilaiannya bersifat jangka panjang.

“Mengenai penilaian saya, itu bukan hanya berdasarkan hari ini. Saya pikir mereka telah melakukan hal-hal hebat; ada pertumbuhan yang signifikan, dan mereka meletakkan fondasi untuk hal-hal penting,” katanya.

“Kami harus bermain sepak bola hari ini, menjaga kualitas dan kepribadian yang tinggi.”

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang