Juventus Vs AC Milan: Allegri Kembali Tanpa Niat Balas Dendam
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menegaskan bahwa dia tidak memiliki niat untuk membalas dendam kepada mantan klubnya, Juventus.
Namun, dia menyiratkan bahwa Rafael Leao mungkin kembali duduk di bangku cadangan dengan bilang "Pada dasarnya, dia baru memulai musim ini".
Allegri memberikan komentar menjelang laga pekan keenam Serie A Liga Italia 2025-2026 Juventus vs AC Milan, dalam konferensi pers pada hari Sabtu (4/10/2025).
Adapun duel Juventus vs AC Milan bakal dilangsungkan di Stadion Allianz pada Minggu (5/10/2025) atau Senin dini hari WIB.
Ini akan menjadi momen spesial bagi Massimiliano Allegri yang kembali mengunjungi Allianz Stadium, tempat di mana dia menghabiskan delapan tahun dan meraih beberapa gelar, termasuk lima scudetto.
“Ini telah menjadi minggu yang normal bagi saya. Tentu saja, ada perasaan yang terlibat setelah delapan tahun di Juventus, dan saya berharap dapat menghabiskan delapan tahun di Milan juga,” kata Allegri melalui Milannews.
“Besok adalah pertandingan penting melawan tim yang belum pernah kalah. Ini akan menjadi laga yang hebat untuk dimainkan.”
“Kami harus tetap fokus pada tujuan akhir; Milan harus kembali bermain di Liga Champions,” tambah Allegri.
“Untuk mencapai itu, kami perlu terus bekerja, masih banyak pertandingan dan poin yang tersisa. Akan ada momen sulit, tetapi kami harus terus bekerja untuk mencapai tujuan kami,” ucap pelatih yang biasa disapa Max itu.
Jelang duel melawan Juventus, AC Milan mendapatkan kunjungan dari pelatih basket legendaris, Dan Peterson.
“Itu adalah kunjungan yang menyenangkan. Bagi saya, dia selalu menjadi pelatih hebat,” kata Allegri.
“Kami berbicara tentang sepak bola dan basket. Dia masih memiliki energi luar biasa. Anda selalu bisa belajar sesuatu dari seseorang seperti dia,” ucapnya menyinggung Peterson.
Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri (kiri), berdebat dengan wasit Antonio Rapuano setelah diusir keluar, menyusul reaksinya selama pertandingan Serie A Liga Italia antara AC Milan vs Bologna di Stadion San Siro di Milan, Italia utara, pada 14 September 2025. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)
Bukan Balas Dendam
Allegri meninggalkan Juventus secara kontroversial pada tahun 2024 setelah meraih gelar Coppa Italia.
Dia masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya di Allianz Stadium. Tetapi, Direktur Juve sebelumnya, Cristiano Giuntoli, memecatnya akibat ledakan emosi selama upacara penghargaan Coppa Italia.
“Ini bukan balas dendam. Ketika saya pergi ke Juventus, saya mengucapkan terima kasih kepada Milan untuk empat tahun sebelumnya. Sebelum kembali ke sini, saya juga mengucapkan terima kasih kepada Juventus,” jelas Allegri.
“Besok bukanlah pertandingan balas dendam. Ini akan menjadi pertandingan yang baik. Kita harus bermain dengan cerdas secara taktis. Kami sudah bertahan dengan baik melawan Napoli, tetapi kami bisa melakukannya lebih baik, terutama dalam situasi penalti.”
Fikayo Tomori telah berlatih bersama-sama skuad Milan selama beberapa hari terakhir.
Sementara Rafael Leao telah menyelesaikan minggu pertama berlatih bareng rekan-rekannya setelah kembali dari cedera betis minggu lalu.
“Tomori tersedia, Leao telah menjalani minggu yang baik, minggu pertamanya sejak 17 Agustus. Saya ingin membawanya masuk pada hari Minggu, tetapi tidak secepat itu. Leao sedang meningkatkan kebugarannya, begitu juga (Christopher) Nkunku,” kata Allegri.
“Leao secara praktis baru memulai musim. Dia sangat bersemangat untuk tampil baik. Ini bukan di tangan saya, ini di tangannya. Leao tahu ini adalah musim yang penting baginya. Ada pepatah lama: ‘Tuhan membantu mereka yang membantu diri mereka sendiri.’ Dia membutuhkan tim, dan tim juga membutuhkannya.”
“Saya senang dengan (Samuele) Ricci, dia bisa bermain di depan pertahanan atau sebagai box-to-box. Ricci telah banyak berkembang, dan Nkunku juga telah membaik secara fisik.”
Allegri juga berkomentar terkait potensi dirinya mengubah formasi ketika Rafael Leao sudah cukup fit bermain sebagai starter.
“Saya telah belajar satu hal. Mengatakan bahwa besok saya akan mengubah sesuatu karena sudah waktunya untuk berubah tidak berhasil. Saya akan mengubah ketika saya benar-benar merasa bahwa itu sudah saatnya,” kata pelatih asal Livorno tersebut.