Bernardo Tavares Mundur dari PSM Makassar, Appi Harap Masih Bisa Bertahan

psm makassar, APPI, Bernardo Tavares, Sulawesi Selatan, Bernardo Tavares Mundur, Bernardo Tavares Mundur dari PSM Makassar, Appi Harap Masih Bisa Bertahan, Pengumuman Mundur Bernardo Tavares, Appi Berharap PSM Tetap Mempertahankan Tavares, Kepergian Tavares , Masalah Finansial Jadi Alasan Utama, Jejak Prestasi yang Tak Terhapuskan

Wali Kota Makassar sekaligus mantan Direktur Utama PSM periode 2026-2022, Munafri Arifuddin, berharap pelatih Bernardo Tavares masih bisa bertahan di klub Juku Eja, julukan PSM Makassar. 

Pria yang akrab disapa Appi ini merupakan sosok yang membawa Tavares ke PSM pada musim 2022/2023. 

Pengumuman Mundur Bernardo Tavares

Bernardo Tavares resmi mengakhiri kebersamaannya dengan PSM Makassar setelah 3 tahun 5 bulan 20 hari. Juru taktik asal Portugal itu mengumumkan pengunduran diri melalui akun Instagram pribadinya @bernardotavares80, Rabu (1/10/2025).

Prestasi yang dicetak Tavares bersama klub Sulawesi Selatan ini terbilang mentereng. 

Di musim pertamanya, ia membawa PSM Makassar juara Liga 1 2022/2023, trofi yang dinanti suporter selama 23 tahun. Selain itu, Pasukan Ramang menembus final AFC Cup 2022 Zona ASEAN dan semifinal ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025.

Appi Berharap PSM Tetap Mempertahankan Tavares

"Ya kan, saya sudah bawa ke sini. Saya tidak ada dalam manajemen lagi. Saya sih berharap kalau masih bisa bertahan, bertahan lagi," kata Appi saat membuka turnamen Asnawi Mangkualam Cup 2025 di Lapangan Universitas Perjuangan Republik Indonesia (UPRI), Makassar, Kamis (2/10/2025), dikutip dari Tribun Timur (2/10/2025). 

Meski demikian, Appi menegaskan jika Tavares tidak bisa dipertahankan, PSM harus mencari pengganti yang lebih baik.

"Kalau saya, kalau diganti harus lebih baguslah kualitasnya daripada Tavares, walau itu tidak gampang," ujarnya.

Kepergian Tavares 

Pelatih Bernardo Tavares resmi mengumumkan perpisahannya dengan klub di tengah  jeda kompetisi Super League 2025-2026. 

Pernyataannya tersebut disampaikan melalui akun instagram pribadinya, Rabu (1/10/2025), yang langsung disambut banjir komentar dari pemain dan pendukung PSM. 

"Terima kasih Indonesia. Terima kasih Sulawesi, Makassar. Terima kasih PSM Makassar. Dengan penuh kesedihan, saya mengumumkan keberangkatan saya dari PSM Makassar, klub tertua di Indonesia, dengan sejarah hampir 110 tahun."

Masalah Finansial Jadi Alasan Utama

Dilansir Kompas.com (1/10/2025), tavares mengungkapkan keputusan mundurnya terkait masalah keterlambatan pembayaran gaji yang dialami selama 3,5 tahun terakhir.

"Alasannya adalah kurangnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama 3 setengah tahun saya menjadi pelatih. Namun yang kini menjadi tidak berkelanjutan," ujar Tavares.

Padahal, di awal musim, ia mendapat jaminan dari manajemen terkait stabilitas keuangan dan rencana besar untuk Super League 2025-2026.

Tavares bahkan menolak tawaran dari klub lain demi melanjutkan proyek bersama PSM. Namun, kesulitan finansial dan larangan dari FIFA membuat pergerakan transfer pemain baru terbatas.

Jejak Prestasi yang Tak Terhapuskan

"Aku pergi dengan rasa sakit, tetapi juga dengan rasa bangga. PSM Makassar akan selalu tetap di hati," kata Tavares.

Lebih dari sekadar trofi, ia meninggalkan warisan penting: membangun pemain muda berbakat, menurunkan rata-rata usia tim, dan membuka jalan bagi banyak pemain menembus timnas Indonesia, baik junior maupun senior.

Tavares memutuskan mundur saat jeda FIFA agar klub memiliki waktu mencari pelatih baru sebelum laga pekan ke-8 Super League 2025-2026 pada 19 Oktober mendatang.

Sebagian Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul dan sebagian artikel telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Reaksi Appi dan Bahar Muharram Atas Mundurnya Bernardo Tavares dari Kursi Pelatih PSM Makassar