FIFA Beri Sanksi FAM dan 7 Pemain Malaysia, Argentina Ikut Gempar
Sanksi yang dijatuhkan FIFA untuk Federasi Sepak Bola Malaysia, FAM, turut menggemparkan Argentina.
Badan sepak bola dunia, FIFA, mengeluarkan pernyataan tertulis pada Jumat (26/9/2025) kemarin yang merinci hukuman kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dianggap melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait pemalsuan dokumen pemain.
Tujuh pemain naturalisasi yakni Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano, disebut terkait dalam kasus manipulasi dokumen.
Deretan pemain tersebut sempat tampil bersama Timnas Malaysia di babak Kualifikasi Piala Asia 2027.
FIFA pun menjatuhi FAM denda sebesar 350.000 franc Swiss (sekitar Rp 7,3 miiar).
Sementara tujuh pemain naturalisasi bersangkutan dijatuhi denda 2.000 franc Swiss (sekitar Rp 42 juta) dan dilarang melakukan aktivitas sepak bola selama 12 bulan alias setahun.
Perihal ini juga menggemparkan Argentina. Tak aneh, sebab tiga dari tujuh pemain naturalisasi Malaysia tersebut lahir di Argentina.
Mereka yang lahir di Argentina adalah Imanol Machuca, Facundo Garces, serta Rodrigo Holgado.
"Setelah tersingkir secara telak melawan Racing di perempat final Copa Libertadores, Velez kembali mendapat kabar buruk."
"Apa yang terjadi? FIFA mengumumkan bahwa Imanol Machuca akan diskors selama satu tahun sebagai hasil investigasi pemalsuan oleh Federasi Sepak Bola Malaysia," tulis media Argentina, Tyc Sports.
Dalam pemberitaan ini, Tyc Sport mengangkat judul "Skandal global: FIFA menskors Imanol Machuca dari Velez dan enam pemain lainnya selama satu tahun".
Adapun Imanol Machuca lahir di Roldan, Argentina 25 tahun silam. Ia baru saja menjadi sorotan utama dalam laga kedua melawan Racing di ajang Copa Libertadores, karena hampir saja mencetak gol yang bisa membawa pertandingan ke babak adu penalti.
Machuca melepaskan tembakan keras yang sempat terlepas dari tangan Facundo Cambeses dan semula dianggap gol.
Namun, VAR kemudian memastikan bahwa kiper Racing itu berhasil menghentikan bola sebelum sepenuhnya melewati garis gawang.
Seturut sanksi yang dijatuhkan FIFA, bukan hanya Timnas Malaysia yang terkena imbasnya, tetapi juga Velez.
Media ternama di Argentina, Clarin, merilis artikel berjudul "Kejutan besar di Velez: FIFA menghukum Imanol Machuca dan enam pesepak bola naturalisasi Malaysia lainnya dengan skorsing satu tahun karena pemalsuan dokumen".
Dalam artikel itu disebut bahwa pihak terdekat sang pemain menyatakan tak memalsukan dokumen.
"Menurut kabar yang beredar, pihak terdekat Machuca menegaskan bahwa pemain Vélez tersebut memiliki semua dokumen yang sah dan mereka memiliki waktu sepuluh hari untuk mengajukan banding yang diperkirakan akan menguntungkan," tulis Clarin.
Sementara itu, media Argentina lain, La Nacion, memuat pernyataan Imanol Machuca soal asal-usul darah Malaysia di dirinya.
“Itu berasal dari nenek saya, yang sudah membicarakannya sejak dulu," kata Machuca menceritakan kisahnya dalam program penggemar Sabado Velez.
Pemain Timnas Malaysia, Facundo Tomas Garces, menjadi salah satu pemain naturalisasi bermasalah yang turun dalam laga Malaysia vs Vietnam di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.(Photo by Mohd RASFAN / AFP)
Sanksi Facundo Garces Jadi Kehilangan Besar Alaves
Sementara itu, hukuman dari FIFA yang menjerat Facundo Garces bisa menimbulkan kehilangan besar bagi klub Spanyol, Deportivo Alaves.
Facundo Garces yang lahir di Santa Fe, Argentina, 26 tahun lalu merupakan andalan di lini bekalang Alaves.
Ia bisa dipastikan tak akan bisa diturunkan dalam laga berikut Alaves melawan Mallorca di Son Moix, Sabtu (27/9/2025).
"Berita ini mengejutkan Alaves, yang sedang dalam perjalanan ke Mallorca yang juga melibatkan Garces, yang tidak akan bermain besok."
"Namun, klub Vitoria-Gasteiz tersebut mengetahui situasi tersebut melalui media, karena mereka belum menerima pemberitahuan resmi mengenai sanksi tersebut," tulis media Spanyol, Marca.
Skorsing dari FIFA efektif setelah pernyataan dikeluarkan pada 26 September 2025.
Masalah mengenai kelayakan tujuh pemain untuk memperkuat timnas Malaysia telah dialihkan oleh Komite Disiplin FIFA ke Tribunal Sepak Bola FIFA untuk ditinjau lebih lanjut.
FAM beserta para pemain yang bersangkutan diberi waktu sepuluh hari untuk mengajukan banding yang disertai dengan alasan lengkap.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.