Alaves Pilih Konsisten Beri Dukungan Facundo Garces Usai Disanksi FIFA

Facundo Garces, Timnas Malaysia, FIFA, Deportivo Alaves, timnas malaysia, Alaves Pilih Konsisten Beri Dukungan Facundo Garces Usai Disanksi FIFA

Presiden klub Deportivo Alaves, Alfonso Fernandez, memberi dukungan kepada bek Timnas Malaysia, Facundo Garces usai disanksi FIFA.

Facundo Garces menjadi salah satu dari tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang dihukum larangan bermain selama 12 bulan.

Dalam laporan FIFA, Facundo Garces dan para pemain Timnas Malaysia lain terbukti terlibat skandal pemalsuan dokumen naturalisasi.

Akibat pelanggaran tersebut, FIFA memberi hukuman kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berupa denda sebesar 350 ribu franc Swiss (sekitar Rp7,3 miliar). 

masing pemain termasuk Facundo Garces mendapat sanksi larangan bermain selama 12 bulan dan denda tambahan 2.000 franc Swiss (sekitar Rp41 juta).

Keputusan FIFA untuk menjatuhkan sanksi sudah efektif sejak akhir September 2025, setelah Komite Banding FIFA menolak banding yang diajukan FAM.

Alaves Berkomitmen Dukung Garces

Meski mendapat kabar larangan bermain bagi Garces, Deportivo Alaves memilih untuk tetap mempertahankan Garces daripada memutus kontraknya.

Alfonso Fernandez menekankan bahwa meskipun situasi ini adalah masalah pribadi bagi Garces, dampaknya dirasakan oleh klub karena ketidakmampuan mereka untuk mengandalkan pemain tersebut.

"Ini adalah masalah di luar klub, urusan pribadi dia, tetapi tentu saja hal ini memengaruhi kami karena kami tidak bisa mengandalkannya," ujar Fernandez kepada Media Malaysia New Straits Times.

Lebih lanjut, Fernandez masih meyakini jika pemainnya tersebut masih berpeluang bebas dari hukuman.

"Kami tetap percaya pada pemain tersebut dan pada asas praduga tak bersalah," sambungnya. 

Karier Garces di La Liga kini terancam akibat larangan bermain yang dijatuhkan oleh FIFA.

Pemain berusia 27 tahun ini tidak hanya dilarang berpartisipasi dalam pertandingan La Liga dan Copa del Rey, tetapi juga tidak diizinkan untuk berlatih bersama timnya.

Facundo Garces, Timnas Malaysia, FIFA, Deportivo Alaves, timnas malaysia, Alaves Pilih Konsisten Beri Dukungan Facundo Garces Usai Disanksi FIFA

Pemain Timnas Malaysia, Facundo Tomas Garces, menjadi salah satu pemain naturalisasi bermasalah yang turun dalam laga Malaysia vs Vietnam di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025.(Photo by Mohd RASFAN / AFP)

Dicoret dari Skuad Alaves

Usai mencatat sejarah membanggakan bagi Malaysia, Facundo Garces langsung menjadi sorotan tajam usai terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen.

Akibatnya ia mendapat larangan bermain selama 12 bulan oleh Komite Disipilin FIFA.

Meski mendapat dukungan dari pimpinan klub, Alaves  justru tetap memiliki sikap dengan memberikan sanksi kepada tegas Garces.

Mengutip dari The Wall Pass Journal, Garces sudah tidak ada di dalam skuad Alaves musim ini. 

Selain itu, foto dan identitas Facundo Garces juga sudah tidak tercantum di dalam situs resmi klub. 

Media Argentina, Capital de Noticias (CDN), yang berlokasi di Santa Fe, mengeluarkan laporan yang mendalam tentang dugaan pemalsuan dokumen yang melibatkan Facundo Garces. 

Dalam pernyataan resmi dari FIFA, FAM diketahui telah mengirimkan dokumen akta kelahiran yang ternyata palsu, yang mengklaim kakek Facundo Garces,  Carlos Rogelio Fernandes, lahir di Penang, Malaysia, pada 29 Mei 1930.

CDN telah mengkonfirmasi bahwa klaim FAM tersebut tidak benar setelah melakukan pengecekan ke arsip Dinas Catatan Sipil Provinsi Santa Fe.

CDN juga menyatakan bahwa Facundo Garces tidak memiliki keturunan Malaysia sama sekali, meskipun ada hubungan dari nenek buyutnya. 

Laporan tersebut juga mengungkap bahwa ibu Fernandez, nenek buyut Facundo Garces, adalah orang asli Argentina.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.