Kata-kata Media Vietnam Usai FAM Kena Sanksi FIFA
Media Vietnam memberikan respon usai Federasi Sepak Bola Malaysia, FAM, mendapatkan sanksi dari FIFA karena gunakan pemain naturalisasi bermasalah di di Kualifikasi Piala Asia 2027.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tengah menjadi sorotan setelah resmi dijatuhi sanksi berat oleh Komite Disiplin FIFA.
Keputusan tersebut langsung memicu reaksi dari sejumlah media di Vietnam, terutama karena kasus ini berawal dari laga Timnas Malaysia melawan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027.
FAM terbukti menggunakan dokumen palsu dalam proses verifikasi status tujuh pemain naturalisasi yang diturunkan ketika Malaysia menundukkan Vietnam 4-0 pada 10 Juni 2025 lalu.
Atas pelanggaran itu, FIFA menjatuhkan denda 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,3 miliar kepada FAM.
Sementara tujuh pemain yang terlibat, termasuk Facundo Tomas Garces dan Rodrigo Julian Holgado, dikenai denda 2.000 franc Swiss (Rp42 juta) serta larangan beraktivitas dalam sepak bola selama 12 bulan.
Meski begitu, FAM menyatakan akan mengajukan banding.
"FAM telah mengelola semua dokumentasi dan prosedur terkait secara transparan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan," ujar Pejabat Presiden FAM, Datuk Mohd Yusoff Mahadi, dikutip dari Berita Harian.
Respons Tajam Media Vietnam
Sejumlah media Vietnam, seperti The Thao 247 dan Soha, menyoroti potensi perubahan hasil laga kualifikasi antara Vietnam dan Malaysia.
Pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Hector Hevel (nomor 13), merayakan gol bersama rekan-rekannya pada laga Kualifikasi Piala Asia 2027 kontra Nepal di Stadion Sultan Ibrahim di Johor pada 25 Maret 2025.
Mereka menilai kemenangan 4-0 Malaysia bisa saja dianulir. The Thao 247 bahkan menuliskan prediksi tegas.
"99% Malaysia akan dihukum kalah dari Vietnam 0-3," bunyi judul artikel yang dirilis The Thao 247 pada Jumat (26/9/2025).
Media tersebut menilai, karena Malaysia menurunkan pemain naturalisasi dengan dokumen bermasalah, Vietnam berpeluang mendapat kemenangan walkover 3-0 meskipun sempat kalah telak di lapangan.
Potensi Vietnam Mendapat Kemenangan Walkover
Sementara itu, Soha mengangkat pendapat sejumlah ahli hukum olahraga yang menyoroti langkah banding FAM.
"Para ahli mengatakan jika Malaysia gagal mengajukan banding, Vietnam bisa saja menang 3-0 di leg pertama kualifikasi Piala Asia 2027 Juni lalu," tulis Soha.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.