3 Hotel Unik di Eropa, Salah Satunya Tanpa Atap Dinding di Sebelah Pom Bensin

Eropa tak hanya dikenal dengan sejarah panjang dan bangunan megahnya, tetapi juga memiliki beragam pilihan hotel dengan konsep unik yang menawarkan pengalaman menginap berbeda dari biasanya.
alih tampil dengan konsep mewah, beberapa hotel berikut justru menawarkan pengalaman menginap anti mainstream.
Beberapa jenis hotel dari laman VN Express ini bisa dicoba oleh wisatawan jika ingin merasakan pengalaman unik saat di Eropa.
Hotel unik di Eropa
1. Hotel tanpa dinding
Di Swiss, ada hotel dengan konsep tanpa dinding, tanpa atap, ataupun sekat, jadi isi ruangan sepenuhnya terbuka dan bisa dilihat oleh siapapun yang berlalu lalang.
Hotel dengan konsep luar ruangan ini tersebar di seluruh Swiss, dari Gonten, Valais, hingga Safiental.
Lain dari biasanya, tamu yang datang ke hotel ini bukan untuk kenyamanan atau tidur nyenyak, melainkan untuk merenung.
Kamar ini dilengkapi tempat tidur, meja kecil, lampu, serta pelayan pribadi yang menyajikan minuman, sarapan, dan ada pula toilet umum di kamar tersebut.
Kamar dengan konsep seperti ini berada di beragam tempat, ada yang terletak di tengah padang rumput, bahkan ada pula yang berada di sebelah pom bensin.
"Ketika Anda menyingkirkan semua yang nyata—dinding, fasilitas—yang tersisa hanyalah hal-hal penting. Ketika tidak ada tempat untuk bersembunyi, setiap detail kecil menjadi penting," kata Daniel Charbonnier, salah satu pendiri proyek ini, dikutip dari VN Express, Jumat (19/9/2025).
2. Hotel di penjara
Ilustrasi kamar hotel dalam bangunan yang dulu difungsikan sebagai penjara.
Di jantung Kota Tua Lucerne, Swiss, ada hotel yang mengusung konsep menginap di penjara berusia 135 tahun. Hotel tersebut bernama Hotel Penjara Brabas.Konon, bangunan tersebut dulu difungsikan sebagai penjara pusat kota hingga akhir 1990-an.
Bangunan ini bahkan masih mempertahankan banyak detail arsitektur aslinya. Termasuk dalam hal ini gerbang besi, dinding tebal, dan jendela yang sempit.
Sementara itu untuk bagian interiornya sudah diubah menjadi lebih modern dan nyaman.
Saat ini, hotel tersebut punya 60 kamar, yang dulunya merupakan sel penjara. Para tamu dapat memilih kamar single, double, kamar keluarga yang dilengkapi kamar mandi pribadi, atau kamar asrama dengan kamar mandi bersama.
Selain kamar tidur, hotel bekas penjara ini juga punya perpustakaan. Selain menyimpan beragam novel untuk dibaca pengunjung, perpustakaan ini juga bisa dipesan sebagai kamar tamu menginap.
Fasilitas lain yang ditawarkan seperti WiFi, toko suvenir, kopi, hingga sarapan.
3. Hotel di dalam derek
Ilustrasi kamar hotel di dalam derek dermaga, di Eropa.
Di tengah Kota Amsterdam terdapat hotel di dalam derek dermaga yang dibangun pada tahun 1957.Proyek derek ini dulu diberi nama YAYS Amsterdam The Crane oleh Numa Staysm. Kini, diubah menjadi apartemen mewah dengan interior modern oleh desain Belanda benama Edward van Vliet.
Dari dalam hotel dengan fasilitas pemandian mewah, para tamu dapat berendam sambil menikmati pemandangan Sungai IJ yang indah.
Hotel ini juga menjamin fasilitas lengkap sepertii AC, TV, mesin pencuci piring, pembuat kopi, kamar mandi pribadi, dan balkon.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.