4 Cara Menjaga Kesehatan Organ Intim Laki-Laki, Tidak Gonta-ganti Pasangan

dokter andrologi, kesehatan intim laki-laki, tips menjaga kesehatan intim laki-laki, cara menjaga kesehatan organ intim pria, infeksi menular seksual pada pria, kesehatan organ intim, cara menjaga kesehatan organ intim laki-laki, kesehatan organ intim laki-laki, 4 Cara Menjaga Kesehatan Organ Intim Laki-Laki, Tidak Gonta-ganti Pasangan, 1. Setia dan lindungi diri, 2. Vaksin HPV, 3. Pentingnya gaya hidup sehat, 4. Cari informasi dari sumber terpercaya, 1. Disfungsi ereksi, 2. Ejakulasi dini atau terlalu cepat keluar, 3. Ketidaksuburan, 4. Kurang gairah seksual atau lemah syahwat

Kesehatan intim bukan hanya urusan perempuan. Laki-laki pun perlu merawat area intimnya, agar tetap sehat dan terhindar dari infeksi maupun penyakit menular seksual.

Kebiasaan sederhana yang diterapkan bisa jadi langkah penting untuk mencegah masalah di kemudian hari.

"Kunci menjaga kesehatan intim pria adalah pola hidup sehat, tes infeksi menular seksual rutin, serta akses ke produk dan layanan yang benar-benar aman," ujar dr. C. Christopher Sunnu, Sp.And, mitra dokter spesialis Halodoc, dalam peluncuran HaloIntima, Jakarta, Selasa (16/9/2025).

Dr. Sunnu membagikan beberapa tips menjaga kesehatan organ intim laki-laki. Simak selengkapnya.

Tips menjaga kesehatan organ intim laki-laki

1. Setia dan lindungi diri

dokter andrologi, kesehatan intim laki-laki, tips menjaga kesehatan intim laki-laki, cara menjaga kesehatan organ intim pria, infeksi menular seksual pada pria, kesehatan organ intim, cara menjaga kesehatan organ intim laki-laki, kesehatan organ intim laki-laki, 4 Cara Menjaga Kesehatan Organ Intim Laki-Laki, Tidak Gonta-ganti Pasangan, 1. Setia dan lindungi diri, 2. Vaksin HPV, 3. Pentingnya gaya hidup sehat, 4. Cari informasi dari sumber terpercaya, 1. Disfungsi ereksi, 2. Ejakulasi dini atau terlalu cepat keluar, 3. Ketidaksuburan, 4. Kurang gairah seksual atau lemah syahwat

dr. C. Christopher Sunnu, Sp.And, membagikan tips menjaga kesehatan intim bagi laki-laki dalam acara peluncuran HaloIntima, pada Selasa (16/9/2025).

Menurut dr. Sunnu, kesetiaan menjadi kunci pertama dalam menjaga kesehatan organ intim laki-laki.

"Yang pertama, ya harus setia ya, jangan gonta-ganti pasangan. Kalau gonta-ganti pasangan, minimal harus yakin dulu itu sama-sama bersih. Kemudian gunakan kondom atau kontrasepsi," tuturnya.

Ia juga mengaskan untuk menghindari kebiasaan berhubungan intim dengan pasangan yang tidak sehat.

2. Vaksin HPV

Vaksin HPV (Gardasil) adalah untuk mencegah terinfeksinya Human Papillomavirus atau HPV.

Menurut dr. Sunnu, vaksin Gardasil tak hanya untuk perempuan, tapi juga penting bagi laki-laki.

"Tidak kalah pentingnya ialah vaksin, karena tak cuma perempuan, lho, yang bisa vaksin Gardasil," katanya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bagi laki-laki yang memang aktif secara seksual, penting untuk mendapatkan vaksin tersebut, demi mencegah infeksi HPV.

"Nah, laki-laki juga kalau kena HPV, itu (vaksin Gardasil) bisa CA-Banish (mengusir kanker) juga. Jadi, kalau laki-laki sudah aktif secara seksual, perlu itu. Apalagi yang sangat aktif ya secara seksual," jelasnya.

3. Pentingnya gaya hidup sehat

Selain perlindungan saat berhubungan, dr. Sunnu menekankan gaya hidup yang menunjang kekebalan tubuh.

"Kita harus menjaga imunitas kita. Hindari rokok, hindari alkohol. Kemudian olahraga teratur, gizi seimbang, dan kurangi konsumsi makanan proses food," ungkapnya. 

Hal-hal tersebut penting dilakukan untuk menjaga imunitas, yang selanjutnya dapat menurunkan risiko infeksi menular. 

4. Cari informasi dari sumber terpercaya

Mendapatkan edukasi dari dokter atau tenaga medis membantu mencegah kesalahan informasi.

"Terakhir, kita juga bisa memperoleh informasi yang tepat dengan ahlinya, supaya tidak sesat untuk ilmu yang didapat," tambahnya. 

Masalah kesehatan organ intim laki-laki

Selain cara menjaga kesehatan organ intim, dr. Sunnu juga menjelaskan sejumlah masalah yang kerap terjadi pada kesehatan organ intim bagi laki-laki.

1. Disfungsi ereksi

Menurutnya, disfungsi ereksi ialah ketidakmampuan laki-laki untuk memulai ereksi, mempertahankan ereksi, atau bisa ereksi tetapi kurang keras.

2. Ejakulasi dini atau terlalu cepat keluar

Waktu ejakulasi yang direkomendasikan oleh dr. Sunnu adalah lebih dari tiga menit.

"Jadi, kalau laki-laki kurang dari tiga menit, dia tidak bisa kontrol itu pengeluaran sperma atau air mani, segera pergi ke dokter," jelasnya.

3. Ketidaksuburan

Ia mengatakan, apabila laki-laki bisa ereksi, bisa menahan ejakulasi sampai perempuan mengalami kepuasan, namun tidak kunjung hamil, maka perlu diwaspadai.

4. Kurang gairah seksual atau lemah syahwat

Jika sebelumnya mudah terangsang, namun sekarang tidak ada gairah atau nafsunya lagi, maka perlu cek ke dokter. Pasalnya, kondisi ini menunjukkan adanya masalah kesehatan.

Jadi, bagi laki-laki, terutama yang memang aktif secara seksual, penting untuk menjaga kesehatan organ intim, agar terhindar dari berbagai risiko masalah kesehatan.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.