Erick Thohir Pastikan Siap Mundur dari Ketum PSSI Jika Diperintah FIFA

Timnas Indonesia, Gianni Infantino, PSSI, Erick Thohir, FIFA, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir Pastikan Siap Mundur dari Ketum PSSI Jika Diperintah FIFA

Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru terpilih, Erick Thohir, menyatakan siap mundur dari posisi Ketua Umum PSSI jika ada perintah dari FIFA.

Presiden Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Dito Ariotedjo di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (17/9/2025).

Sementara, Erick Thohir juga masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI dengan masa bakti 2023-2027.

Rangkap jabatan tak dilarang di Statuta FIFA atau PSSI dan di belahan lain ada preseden di mana Menteri Olahraga suatu negara juga menjabat sebagai presiden asosiasi sepak bola atau organisasi olahraga nasiona.

Namun, beberapa pengamat dan stakeholder olahraga khawatir di Indonesia hal ini akan menimbulkan konflik kepentingan antara dua jabatan yang ia pegang.

Hal ini terus ditanyakan ke Erick Thohir sejak ia selesai menjalani upacara pelantikan hingga setelah upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sebagai Menpora pada Kamis (18/9) pagi.

Siap Mundur Apabila Diminta FIFA

"Kenapa sih senang nanya gitu terus? Kan saya sudah jawab, semua ada aturannya. Aturannya. Ya. Kita harus proper black and white (hitam di atas putih)," kata Erick Thohir kepada media di sesi tersebut.

"Kalau FIFA bilang saya mundur, ya mundur. Atau kalau sudah punya calon, ya tidak apa-apa."

Pada malam hari sebelum Sertijab tersebut, Erick juga telah  menerima pesan selamat dari Presiden FIFA Gianni Infantino lewat akun Instagram di mana mereka collab.

Pada pesan itu, tidak tersirat adanya keberatan dari sosok tertinggi sepakbola dunia ini terhadap peran ganda Erick Thohir.

Bahkan, Infantino memberikan dukungan penuh kepada Erick Thohir dalam menjalankan peran barunya tersebut.

"Rasa selamat yang tulus kepada @erickthohir atas penunjukannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia yang baru," tulis Presiden FIFA sejak Februari 2016 tersebut.

"Sebagai Presiden PSSI, beliau telah melakukan pekerjaan luar biasa dan saya yakin beliau akan membawa kepemimpinan dan visi untuk peran barunya ini."

"Semoga sukses, Sahabatku, dalam upayamu membawa olahraga ke mana-mana dan memperkenalkan sepak bola kepada setiap anak muda di Indonesia."

Erick Thohir pun membalas unggahan tersebut di kolom komentarnya dan menekankan peningkatan kolaborasi dengan FIFA ke depan.

"Terima kasih atas ucapan selamat dan dukungan Anda yang tak henti-hentinya, Bapak Presiden," ujar mantan Presiden Inter Milan tersebut.

"Kami sangat yakin bahwa melalui kolaborasi dan komitmen yang kuat, olahraga dan pemuda Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang berarti di kancah internasional."

"Semoga sinergi antara FIFA dan Indonesia ini terus berkembang dan berkontribusi pada perkembangan sepak bola global."

Membangun Olahraga Indonesia

Pengangkatan Erick dilakukan setelah kursi Menpora sempat kosong usai Dito Ariotedjo diberhentikan pada 8 September 2025.

Usai pelantikan, Erick Thohir menegaskan kesiapannya membangkitkan kejayaan olahraga Indonesia sekaligus memperkuat sektor kepemudaan.

"Jadi nomor satu, yang pasti saya mendapat penugasan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, tentu saya sebagai profesional dan tentu sebagai pembantu Presiden saya tegak lurus,” ujar Erick di Istana Negara.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.