Sertijab Menpora, Dito Ariotedjo Berkelakar: Ijazah Erick Thohir Aman Kan, Pak Roy Suryo?

Roy Suryo, menpora dito ariotedjo, roy suryo ijazah palsu, menpora erick thohir, Sertijab Menpora, Dito Ariotedjo Berkelakar: Ijazah Erick Thohir Aman Kan, Pak Roy Suryo?

Acara serah terima jabatan (sertijab) Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dari Dito Ariotedjo kepada Erick Thohir berlangsung meriah dan penuh keakraban di Auditorium Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Sertijab ini digelar sehari setelah Presiden RI Prabowo Subianto melantik Erick Thohir sebagai Menpora menggantikan Dito Ariotedjo yang diberhentikan pada 8 September 2025.

Pelantikan Erick Thohir dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Keppres tersebut dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.

Apa yang Disampaikan Dito Ariotedjo dalam Sertijab?

Dalam sambutannya, Dito Ariotedjo menyampaikan penghormatan kepada Erick Thohir sebagai Menpora baru periode 2025-2029 serta menyapa para tamu undangan, termasuk mantan Menpora yang hadir.

"Pertama-tama yang saya hormati selaku Menpora 2025-2029, Pak Erick Thohir, dan juga para pendahulu kami," ujar Dito.

Ia menyebut beberapa nama Menpora terdahulu seperti Hayono Isman (1993-1998), Agung Laksono (1998-1999), Andi Mallarangeng (2009-2012), hingga Roy Suryo (2013-2014). Di sela pidatonya, Dito berkelakar dengan menyebut nama Roy Suryo sambil melontarkan candaan.

"Kemudian Pak Roy Suryo (2013-2014), ijazah Pak Erick aman kan pak Roy Suryo?" ucap Dito dengan nada bercanda, disambut tawa hadirin.

Dito juga mengaku lega karena kursi Menpora kini diisi sosok yang sarat pengalaman di bidang olahraga.

"Singkat saja, saya di sini lega karena akhirnya pengganti saya adalah orang yang di dunia olahraganya tidak perlu dipertanyakan lagi," ungkapnya.

Mengapa Erick Thohir Dipandang Layak Jadi Menpora?

Sebelum menjabat Menpora, Erick Thohir memiliki rekam jejak panjang di bidang olahraga dan bisnis. Ia menjabat sebagai Menteri BUMN sejak 2019, namun namanya sudah lama dikenal di dunia olahraga nasional maupun internasional.

Di Indonesia, Erick pernah menjadi Ketua Umum PSSI sejak 2023, Ketua Umum Perbasi (2006-2010), hingga Presiden SEABA (2006-2019).

Ia juga pernah memimpin Kontingen Indonesia sebagai Chef de Mission di Olimpiade London 2012 serta menjabat Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019.

Keberhasilannya paling menonjol ketika memimpin Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Selain itu, Erick aktif di dunia basket melalui klub IBL Satria Muda serta pernah menjadi Wakil Komisaris Utama Persib Bandung (2009-2019).

Di ranah internasional, ia dikenal sebagai mantan Presiden Inter Milan (2013-2018), pemilik klub DC United di Amerika Serikat, serta terlibat dalam pengelolaan tim NBA Philadelphia 76ers.

Bersama Anindya Bakrie, Erick juga tercatat sebagai pemilik mayoritas saham klub Oxford United di Liga Inggris.

Sebagai Menpora, Erick menghadapi agenda besar yang sudah menanti. Mulai dari persiapan SEA Games 2025, Asian Games 2026, hingga target ambisius Presiden Prabowo Subianto agar 100 atlet Indonesia bisa tampil di Olimpiade 2028.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "".

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.