Lahan Terbatas, Hunian Vertikal Kini Berubah Jadi Kebutuhan Mendesak di Jakarta
Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim menilai, pembangunan hunian vertikal menjadi kebutuhan mendesak di Ibu Kota.
"Beliau (Pramono) menitipkan pesan penting bahwa transformasi hunian di Jakarta, khususnya hunian vertikal, adalah keniscayaan. Dengan pertumbuhan penduduk dan keterbatasan lahan, ini bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan," kata Chico di Jakarta, Jumat (12/9).
Menurutnya, pembangunan rumah susun, apartemen rakyat, hingga hunian terjangkau lainnya harus terus didorong agar warga tetap memiliki akses tempat tinggal yang layak.
Chico juga menekankan, kepemilikan rumah bukanlah satu-satunya solusi. Sebab, skema sewa dengan harga terjangkau juga perlu diperkuat.
Dengan catatan, lanjut dia, bisa memberikan pilihan sesuai kemampuan masyarakat.
"Jangan sampai hunian vertikal justru harganya tidak jauh berbeda dengan rumah tapak," imbuhnya.
Mengutip pesan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kata Chicho, Jakarta bukan lagi bersaing dengan kota-kota lain di Indonesia, melainkan kota-kota global.
"Karena itu, kita harus menyiapkan standar internasional, salah satunya lewat penyediaan hunian yang layak, manusiawi, dan terjangkau bagi semua warga," tuturnya.
Chico juga mengungkapkan pentingnya peran media dalam menyosialisasikan program pemerintah, termasuk dari BUMD seperti Perumda Sarana Jaya, yang sahamnya dimiliki Pemprov DKI Jakarta.
"Media adalah mitra strategis. Dengan komunikasi yang baik, pesan pemerintah bisa lebih sampai ke publik," ungkapnya. (Asp)