Demi Peran, Dwayne "The Rock" Ubah Tubuh Kekar jadi Ramping
Dwayne "The Rock" Johnson mengejutkan penggemarnya karena badannya yang besar dan berotot kini berubah jadi lebih ramping.
Aktor berusia 53 itu menjelaskan bahwa ia telah menurunkan berat badan untuk film terbarunya yang berjudul "Lizard Music."
Ia menggambarkan karakternya sebagai "seorang pria berusia 70-an yang sangat unik dan eksentrik bernama Chicken Man. Dan sahabatnya adalah seekor ayam berusia 70-an," ujarnya.
Ia bercanda bahwa sebagai persiapan untuk peran tersebut, ia telah mengurangi porsi makan ayam.
"Saya sangat senang karena saya mendapat kesempatan untuk bertransformasi lagi seperti yang saya lakukan di film Smashing Machine," ujarnya di sebuah acara Festival Film Internasional Toronto pada 8 September.
"Inilah saya yang sedang kurus. Dalam proses menurunkan berat badan tapi perjalanan saya masih panjang," kata The Rock.
Film terbaru Dwayne Johnson, The Smashing Machine, yang dirilis di Venice Film Festival 2025.
Di akun Instagramnya, ia mengatakan saat ini berada di bobot tubuhnya yang paling ringan dalam 10 tahun terakhir. Transformasi tubuhnya dicapai lewat keseimbangan antara diet dan latihan intens.
"Saya akhirnya mencapai target berat badan 109,7 kilogram (sekitar 242 pon)," tulisnya.
Untuk mencapai target tersebut, ia menyebut hanya mengonsumsi makanan tinggi protein, seperti telur, daging sirloin, dada ayam, dan ikan salmon. Asupan karbohidratnya berasal dari nasi putih dan ubi jalar.
Meski asupannya terjaga, tapi ia juga memiliki waktu makan bebas untuk menjaga keseimbangan dan motivasi. Dalam beberapa unggahan, ia terlihat menikmati "junk food" seperti burger, pancake, atau sushi dalam porsi besar.
Peran yang bikin gugup
The Rock memulai debutnya dengan penampilan lebih ramping di Festival Film Venesia pada 25 Agustus untuk pemutaran perdana film drama "The Smashing Machine".
Dalam sebuah wawancara dengan Vanity Fair, ia menjelaskan bahwa perannya sebagai Mark Kerr adalah peran pertama yang membuatnya gugup setelah bertahun-tahun.
"Rasanya nyata. Saya sudah lama sekali tidak mengalaminya, di mana saya benar-benar takut dan berpikir, 'Saya tidak tahu apakah saya bisa melakukan ini. Bisakah saya melakukan ini?'"
Ia menambahkan, "Saya menyadari bahwa mungkin kesempatan ini tidak akan datang kepada saya karena saya terlalu takut untuk mengeksplorasi hal-hal ini."
Agar benar-benar memerankan karakter tersebut, ia memakai 13 hingga 14 prostetik setiap hari.
"Saya hanya duduk di depan cermin itu selama tiga hingga empat jam dan menyaksikan semuanya berubah. Ada sekitar 13 atau 14 prostetik yang berbeda. Halus, namun menurut saya sangat berpengaruh," katanya.
"Saat saya tiba di lokasi syuting, saya adalah Mark Kerr dan saya merasakannya, dari cara ia berjalan, cara ia berbicara, hingga cara ia memandang hidup," ujarnya
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.