Top 7+ Fakta Rahayu Saraswati Mundur dari DPR RI Usai Ucapannya di Podcast Viral
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, resmi menyatakan mundur dari jabatannya.
Keputusan itu ia umumkan melalui sebuah video pada Rabu (10/9/2025) malam.
Berikut tujuh fakta terkait pengunduran diri keponakan Presiden Prabowo Subianto tersebut:
1. Mundur Usai Ucapannya di Podcast Jadi Sorotan
Sara meminta maaf atas ucapannya dalam siniar berdurasi 42 menit di kanal Antara TV Indonesia berjudul “Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif” yang tayang pada 28 Februari 2025.
Potongan video sepanjang dua menit dari podcast itu viral dan menimbulkan kontroversi soal kewirausahaan.
“Podcast itu adalah on the record di Antara TV Indonesia dan berjudul Rahayu Saraswati kupas isu perempuan hingga kolaborasi ekonomi kreatif,” ujar Sara.
2. Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Sara menegaskan dirinya tidak pernah bermaksud meremehkan perjuangan masyarakat. Menurutnya, pernyataan itu bertujuan mendorong semangat kewirausahaan di era digital.
“Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya, bahkan untuk masih bisa bertahan hidup. Kesalahan sepenuhnya ada di saya. Oleh sebab itu, melalui pesan ini, saya ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya,” kata Sara.
3. Resmi Ajukan Pengunduran Diri
Dalam pernyataannya, Sara menyampaikan keputusan mundur dari DPR sekaligus dari posisinya sebagai Wakil Ketua Komisi VII.
“Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai anggota DPR RI kepada fraksi Partai Gerindra,” ucapnya.
4. Ingin Tuntaskan RUU Kepariwisataan
Meski sudah menyatakan mundur, Sara berharap masih diberikan kesempatan menyelesaikan satu agenda terakhir di Komisi VII DPR, yakni pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan.
“Saya berharap masih dapat diberikan kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir, yaitu pembahasan dan pengesahan RUU Kepariwisataan,” ujarnya.
5. Profil Singkat Rahayu Saraswati
Lahir di Jakarta, 27 Januari 1986 (39 tahun).
Putri dari Hashim Djojohadikusumo, keponakan Presiden Prabowo Subianto.
Pendidikan: SD Tarakanita 2 Jakarta, SMP United World College Singapura, SMA College du Leman Swiss.
Sempat kuliah di University of Virginia, lalu melanjutkan kursus seni peran di The International School of Screen Acting, London, setelah sebelumnya ikut kursus di New York Film Academy, Los Angeles.
Terpilih sebagai anggota DPR dari Dapil DKI Jakarta III (Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu) pada Pemilu 2024.
6. Komitmen di Luar Parlemen
Sara menegaskan tetap akan melanjutkan perjuangan melalui jalur non-parlemen. Ia berjanji menyalurkan sisa dana aspirasi dapil untuk bantuan alat kesehatan, pelatihan kewirausahaan, hingga pemberdayaan anak-anak muda.
“Sisa dana yang masih ada di rekening khusus untuk dapil akan terus digunakan... sampai dana tersebut habis,” ujarnya.
Ia menambahkan tetap berkomitmen pada isu perdagangan orang, krisis iklim, energi terbarukan, pengelolaan sampah berkelanjutan, serta keterwakilan perempuan.
7. Sikap Fraksi Gerindra
Sekretaris Fraksi Gerindra DPR, Bambang Haryadi, menegaskan partainya menghormati keputusan Sara. Untuk sementara, ia langsung dinonaktifkan dari keanggotaan DPR.
“Sementara menunggu proses, maka Saudari Sara akan dinonaktifkan dari DPR,” kata Bambang.
“Fraksi Gerindra DPR menghormati pilihan tersebut dan akan memproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” lanjutnya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.