Australia Kehilangan 5.400 Pekerjaan pada Agustus 2025, Pasar Kerja Auto Lesu?

Ilustrasi kota Sydney
Ilustrasi kota Sydney

Pasar tenaga kerja Australia menunjukkan pelemahan pada Agustus 2025. Data resmi mencatat hilangnya 5.400 pekerjaan dibandingkan dengan bulan Juli. 

Meski begitu, tingkat pengangguran justru tetap stabil di angka 4,2 persen. Melansir dari Trading View, Kamis, 18 September 2025, kondisi ini terjadi karena tingkat partisipasi angkatan kerja turun tipis dari 67,0 persen menjadi 66,8 persen. 

Artinya, lebih sedikit masyarakat yang masuk dalam hitungan tenaga kerja, karena tidak lagi aktif mencari pekerjaan. Faktor ini, membuat tingkat pengangguran tidak naik, meski jumlah pekerjaan berkurang.

Secara sederhana, tingkat pengangguran dihitung dari persentase orang yang sedang mencari kerja dibanding total angkatan kerja. Sementara tingkat partisipasi adalah proporsi penduduk usia kerja yang bekerja atau aktif mencari kerja. 

Ilustrasi pengangguran.

Ilustrasi pengangguran.

Tingkat partisipasi yang menurun, membuat jumlah pencari kerja lebih sedikit, sehingga angka pengangguran tetap stabil.

Bagi ekonom dan Reserve Bank of Australia (RBA), data ini penting karena mencerminkan kondisi ekonomi. Stabilnya pengangguran memberi sinyal pasar tenaga kerja masih tangguh. 

Namun, turunnya partisipasi bisa jadi tanda peringatan jika tren ini berlanjut, sebab semakin banyak orang yang mundur dari pencarian kerja.

Sebelum data diumumkan, market memperkirakan tingkat pengangguran akan berada di 4,2 persen. Meski sesuai prediksi, kehilangan 5.400 pekerjaan dinilai mengecewakan.

Dampaknya, nilai tukar AUD/USD, turun setelah laporan ketenagakerjaan tersebut dirilis. Dengan kondisi ini, analis menilai pasar tenaga kerja Australia sedang berada di persimpangan. 

Jika partisipasi terus menurun, maka  pertumbuhan ekonomi bisa tertekan dalam jangka menengah.