IHSG Menanti Gebrakan Menkeu Baru

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

 Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Ariyo Irhamna menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sebesar 1,28 persen ke posisi 7.766,84 pada Senin, 8 September 2025, bertepatan saat Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perombakan kabinet (reshuffle), merupakan reaksi pasar yang wajar.

Diketahui, Presiden Prabowo melantik 4 menteri baru dalam kabinetnya. Antara lain Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi dan UKM, serta Irfan Yusuf, sebagai Menteri Haji dan Umroh beserta Wakilnya, Dahnil Azhar. Prabowo juga melantik Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Muktaruddin.

Menurut Ariyo, pelemahan ini reaksi wajar dari pasar terhadap ketidakpastian arah kebijakan fiskal di bawah kepemimpinan baru. Pasar cenderung menunggu dan menilai ke mana arah kebijakan baru akan bergerak, terutama dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Pasar membutuhkan waktu untuk menilai arah kebijakan baru. Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa penurunan IHSG saat kabinet baru dilantik bukanlah indikator fundamental negatif, melainkan respon awal terhadap ketidakpastian," kata Ariyo dalam keterangannya kepada VIVA, Selasa, 9 September 2025.

Ia menekankan, tantangan utama bagi Menkeu baru adalah menjaga disiplin fiskal agar APBN tidak berubah menjadi “ATM tanpa batas” untuk semua kebutuhan tanpa prioritas. 

Oleh karena itu, setiap kebijakan fiskal harus diukur secara hati-hati, tepat sasaran, dan terencana, agar APBN tetap sehat sekaligus efektif mendukung pertumbuhan ekonomi. 

"Yang menjadi kunci adalah kecepatan dan ketepatan implementasi kebijakan, serta perbaikan komunikasi dan profesionalisme birokrasi Kemenkeu," ujarnya

Dengan posisi strategisnya, Ia berharap Kementerian Keuangan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional, responsif terhadap dinamika pasar, kementerian ini dituntut mengeksekusi program fiskal maupun sosial secara efisien, guna menjaga stabilitas sekaligus mendukung target pertumbuhan yang lebih tinggi.

IHSG Bakal Reborn

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meyakini IHSG yang anjlok setelah Presiden Prabowo Subianto merombak (reshuffle) Kabinet Merah Putih dapat segera berbalik naik setidaknya dalam waktu 1-2 minggu ke depan.

"IHSG anjlok biasa, mungkin (investor, red.) takut, tetapi kan saya lama di pasar, saya 15 tahun lebih di pasar. Jadi, saya tahu betul bagaimana memperbaiki ekonomi," kata Purbaya merespons pertanyaan mengenai IHSG yang anjlok saat penutupan pasar sore ini saat dia ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin.

Purbaya kemudian mengungkap optimismenya dalam waktu seminggu sampai dua minggu ke depan IHSG bakal rebound kembali ke zona hijau. "Dalam seminggu, 2 minggu pasti akan balik," ujar Purbaya.

Purbaya, selepas dilantik sebagai menteri keuangan, menyebutkan salah satu prioritasnya dalam waktu dekat ini ialah mengatasi masalah perlambatan ekonomi sehingga target meningkatkan pertumbuhan ekonomi dapat segera dicapai.

"Sekarang kan bisa dibilang ekonomi agak melambat, kita sudah pelajari kelemahannya, ke depan kita perbaiki. Jadi itu enggak terlalu sulit memperbaikinya. Ya, anda lihat nanti mungkin 2-3 bulan dari sekarang, Indonesia cerah akan kelihatan lagi," kata Purbaya.

Terkait strategi menggenjot perekonomian yang melambat dalam beberapa bulan ke depan, Purbaya mengungkap salah satu strateginya.

"Jadi gini, kalau saya lihat masih ada pengelolaan uang yang masih belum optimal. Kita akan perbaiki itu. Jadi, walaupun anggarannya, misalnya terserap, kita akan pastikan dananya tidak mengganggu sistem perbankan kita. Itu yang kita kerjakan nanti. Jadi tidak usah khawatir. Pengalaman ini sudah kita kerjakan tahun 2021, 2020, 2015, 2008, 2009. Jadi anda nggak usah takut. Saya di sana pada waktu semua peristiwa (krisis, red.) itu," ujar Purbaya.

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga mengungkap pesan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo kepada dirinya setelah pelantikan. "Pokoknya ciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik, sejahterakan rakyat semaksimal mungkin. Kita gak boleh gagal dengan program-program yang menyejahterakan rakyat kita. Itu yang akan saya kerjakan," sambung dia.