Kapal Induk Italia "Cavour" Sandar di Jakarta, Bawa Jet Tempur F-35

Gugus Tempur Angkatan Laut Italia berlabuh di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 14 September 2024. Gugus tempur ini terdiri atas kapal induk ITS Cavour C-550 bersama dengan Kapal Fregat ITS Alpino F-594 dan Kapal PPA ITS Raimondo Montecuccoli P-432.

Kunjungan ini merupakan “port visit” dan menjalin kerja sama antara TNI AL dengan Angkatan Laut Italia dalam pertukaran wawasan dan perspektif tentang perkembangan terbaru dalam pertahanan dan teknologi maritim.

Komandan Satuan Gugus Tempur Angkatan Laut Italia, Laksamana Muda Giancarlo Ciappina mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja sama dengan negara sahabat sekaligus sebagai bentuk Naval Diplomacy.

Kedatangan Gugus Tempur AL Italia ini disambut oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, dalam acara Deck Reception yang digelar di kapal induk ITS Cavour, Minggu (15/9/2024), yang juga dihadiri oleh Duta Besar Italia untuk Indonesia, Benedetto Latteri.

KSAL mengatakan Deck Reception yang digelar merupakan kesempatan baik untuk berkolaborasi antara kedua angkatan laut dan untuk meningkatkan kemampuan perlindungan dan keamanan maritim.

(kiri-kanan): Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali dan Komandan Satuan Gugus Tempur Angkatan Laut Italia, Laksamana Muda Giancarlo Ciappina di acara Deck reception di kapal induk Italia Cavour C-550, Minggu (15/9/2024). (kiri-kanan): Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali dan Komandan Satuan Gugus Tempur Angkatan Laut Italia, Laksamana Muda Giancarlo Ciappina di acara Deck reception di kapal induk Italia Cavour C-550, Minggu (15/9/2024).

“Kesempatan ini memungkinkan kita untuk bertukar wawasan dan perspektif mengenai perkembangan terkini dalam pertahanan dan teknologi maritim,” ujar Ali.

“Pertukaran tersebut sangat penting dalam memastikan bahwa pasukan kita (tetap) siap dan beradaptasi dengan baik dalam lanskap keamanan yang terus berkembang. Kami yakin bahwa Dialog dan interaksi di sini akan berkontribusi pada tujuan kita bersama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan,” lanjutnya.

Lebih lanjut KSAL menyatakan akan memperluas kerja sama di bidang latihan bersama, kerja sama operasional, serta pertukaran teknologi dengan Angkatan Laut Italia.

Kapal induk jadi sorotan

Dar Gugus Tempur yang dibawa AL Italia, kapal induk ITS Cavour C-550 menjadi sorotan kali ini, sebab KSAL baru-baru ini memberikan sinyal akan kebutuhan kapal induk.

Dek kapal induk AL Italia, Cavour di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/9/2024). Dek kapal induk AL Italia, Cavour di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Dilansir ANTARA, pada HUT TNI AL 11 September lalu, KSAL mengatakan bahwa Angkatan Laut harus outward-looking dan harus bisa bertempur di luar wilayah perairan Indonesia.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa TNI AL membutuhkan kapal-kapal yang mampu menjadi tempat pendaratan helikopter (LHD).

“Itu juga sudah kami pikirkan dan kemudian kalau perlu kapal induk,” kata Ali.

Ia menambahkan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto juga mendukung visi TNI AL itu.

“Dari Bapak Prabowo juga sudah mengisyaratkan seperti itu. Mudah-mudahan ini bisa kita penuhi. Tentunya butuh anggaran yang cukup besar. Nah, ini yang kita perlu siapkan dari awal,” kata Ali.

Mengenai kapal induk, KSAL mengatakan dirinya telah melihat langsung beberapa kapal induk buatan Italia dan Turki.

Pesawat tempur F-35B Lightning II dan AV-8B Harrier II di atas dek kapal induk AL Italia, Cavour C-550 di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/9/2024). Pesawat tempur F-35B Lightning II dan AV-8B Harrier II di atas dek kapal induk AL Italia, Cavour C-550 di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Bawa jet tempur F-35 dan Harrier

Kapal Induk ITS Cavour C-550 yang berlabuh di Tanjung Priok adalah kapal induk Short Take Off and Vertical Landing (STOVL) yang dirancang untuk menggabungkan operasi udara pesawat tempur dan helikopter.

ITS Cavour C-550 membawa sejumlah armada perang, di antaranya adalah jet tempur generasi terbaru F-35B Lightning II, dan pesawat AV-8B Harrier. Keduanya adalah pesawat tempur dengan kemampuan vertical take-off landing (VTOL).

Selain dua pesawat tempur di atas, Cavour C-550 juga mengangkut helikopter tempur/SAR Agusta Westland AW-101.

Pesawat AV-8B Harrier II di atas dek kapal induk Italia, Cavour C-550 yang berlabuh di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/9/2024). Pesawat AV-8B Harrier II di atas dek kapal induk Italia, Cavour C-550 yang berlabuh di Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (17/9/2024).

Komandan Satuan Gugus Tempur Angkatan Laut Italia, Laksamana Muda Giancarlo Ciappina kepada wartawan menjelaskan cavour bisa membawa enam pesawat F-35, tujuh AV-8B Harrier, dan tiga helikopter AW-101.

Selain itu, Cavour juga mampu menjalankan empat kemampuan sekaligus. Yaitu kemampuan sebagai kapal induk, platform logistik dan amfibi, unit komando dan kontrol serta kemampuan sebagai kapal rumah sakit.

Gugus Tempur AL Italia Cavour sedang menjalani kampanye Indo-Pacific, dengan mengunjungi sejumlah negara, sekaligus mempromosikan kapal made-in-Italy.

Armada perang ini memulai perjalanannya pada 1 Juni lalu dari Toronto, Kanada. Cavour dalam pelayarannya singgah di 13 negara. Di wilayah ASEAN sendiri, selain Indonesia, Cavour juga berlabuh di Malaysia, Singapura, dan Thailand.