Fakta 3 Orang Tewas di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi, Putri Karlina Wakil Bupati Garut, maula akbar anak dedi mulyadi, Pernikahan anak Dedi Mulyadi, Fakta 3 Orang Tewas di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, 3 korban tewas, Kronologi kejadian, Kekurangan oksigen, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi minta maaf

Sebanyak 3 orang tewas dan 23 orang lainnya pingsan di acara syukuran pernikahan anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Lapangan Otto Iskandar Dinata, Kabupaten Garut, Jumat (18/7/2025). 

Hal itu terjadi usai ribuan warga yang memadati lokasi acara berdesak-desakan hingga kekurangan oksigen.

3 korban tewas

Ketiga korban tewas terdiri dari Vania Aprilia (8), warga Kelurahan Sukamentri, Garut. Kedua, Dewi Jubaedah (61), warga Jakarta Utara.

Ketiga Bripka Cecep Saeful Bahri (39), anggota Polres Garut.

Dua warga sipil tersebut meninggal akibat berdesakan saat mengantre makan gratis.

“Ia itu anak saya yang meninggal,” tutur Mela Putri, ibunda Vania, lirih di RSUD dr Slamet Garut dikutip dari

Kronologi kejadian

Menurut pantauan di lokasi, warga mulai memadati area seusai salat Jumat. Ribuan warga tersebut mengantre di dua gerbang pendopo untuk mendapat makanan gratis.

Situasi mulai tak terkendali saat kerumunan berdesakan, hingga menyebabkan korban terinjak-injak.

Bripka Cecep yang bertugas mengamankan acara ikut pula membantu evakuasi warga pingsan.

Setelah situasi kondusif, ia duduk beristirahat namun mendadak pingsan dan dinyatakan meninggal.

“Anggota kami itu telah gugur atas nama Cecep, anggota Bhabinkamtibmas Polsek di Polres Garut,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan.

Kekurangan oksigen

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin pada Jumat malam mengatakan, total 26 warga menjadi korban akibat insiden ini dengan 3 orang meninggal dan 23 korban pingsan.

Korban pingsan telah mendapat perawatan medis dan sebagian besar telah pulang ke rumah.

”Saya selaku Bupati menyampaikan berdukacita atas wafatnya dua warga dan Bripka Cecep. Beliau syahid saat menjalankan tugasnya, melindungi masyarakat,” kata Abdusy.

Ia mengungkapkan, pemicu utama insiden ini diduga karena kekurangan oksigen akibat warga yang berdesak-desakan. Jumlah warga yang mencapai ribuan orang tak terbendung oleh panitia dan aparat keamanan.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi minta maaf

Dedi Mulyadi, Putri Karlina Wakil Bupati Garut, maula akbar anak dedi mulyadi, Pernikahan anak Dedi Mulyadi, Fakta 3 Orang Tewas di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, 3 korban tewas, Kronologi kejadian, Kekurangan oksigen, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi minta maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat mendatangi kediaman keluarga salah satu korban meninggal di Kampung Sindang Heula, Kelurahan Sukamenteri, Kecamatan Garut Kota, Jabar, Jumat (18/7/2025) malam. Tiga orang dinyatakan meninggal saat berdesak-desakan mengantre makan gratis dalam pesta rakyat resepsi pernikahan anak Dedi dan Wabup Garit Putri Karlina.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang menewaskan tiga orang.

“Saya menyampaikan turut berduka cita, semoga almarhum dan almarhumah diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan ditempatkan di tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ujarnya di Bandung, Jumat.

Dedi mengaku tidak mengetahui detail acara siang itu berbentuk syukuran makan bersama warga.

“Saya tidak tahu bahwa ada acara syukuran bersama warga, kemudian warga diundang makan bersama. Tetapi karena peristiwanya sudah terjadi, maka saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” katanya.

Dedi juga mengutus staf untuk menemui keluarga korban dan menyerahkan uang duka masing-masing Rp150 juta.

“Hari ini staf saya sudah berangkat semuanya untuk menemui seluruh keluarga korban dan menyampaikan uang duka dari saya sebagai Gubernur Jawa Barat,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar penyelenggara acara ke depan memperhatikan kapasitas tempat dan pengamanan.