Dikunjungi Sahabat Lama, Megawati Hangestri Luluh? Sinyal Comeback ke Liga Voli Korea Kian Kuat
Langkah karier Megawati Hangestri Pertiwi mulai menunjukkan arah berbeda. Opposite andalan Indonesia itu kini dikaitkan dengan peluang tampil di Liga Voli Korea Selatan, sebuah sinyal yang sebelumnya sempat meredup seiring keputusannya untuk beristirahat usai Proliga 2026. Perkembangan terbaru ini mencuat setelah media Korea Selatan, Yonhap News Agency, melaporkan bahwa Megawati mulai melunak terhadap kemungkinan kembali berkarier di V-League musim 2026–2027.
Perubahan sikap Megawati tak lepas dari kunjungan mantan rekan setimnya di Daejeon JungKwanJang Red Sparks, yakni Yeum Hye-seon. Sang setter datang ke Indonesia bersama agen Megawati, Chris Kim, pada awal April 2026. Keduanya bahkan menyempatkan diri menyaksikan langsung aksi Megawati saat membela Jakarta Pertamina Enduro dalam babak final four Proliga 2026, termasuk laga melawan Popsivo Polwan. Tak hanya itu, Yeum juga menggelar agenda jumpa fans selama berada di Indonesia.
Megawati Hangestri di Proliga 2026
Interaksi intens tersebut ternyata membawa dampak signifikan. Dalam laporan Yonhap, agen Megawati mengungkapkan perubahan sikap sang opposite hitter.
“Menurut agen Mega pada tanggal 7 April, setelah dua kali pertemuan langsung di Indonesia, Megawati Hangestri mengubah sikapnya menjadi ‘akan mempertimbangkan secara positif’ untuk kembali bermain di Liga Voli Korea.”
Cedera Lutut Jadi Penentu
Meski sinyal comeback semakin kuat, keputusan akhir Megawati belum sepenuhnya bulat. Kondisi fisik, khususnya cedera lutut yang sempat dialami, menjadi faktor krusial. Mengacu pada laporan yang sama, Megawati disebut akan lebih dulu menjalani pemeriksaan medis sebelum mengambil langkah lanjutan, termasuk berdiskusi dengan sang suami terkait kemungkinan kembali berkarier di V-League.
Sementara itu Nama Dio Novandra, sang suami, juga disebut akan menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan tersebut. Jika benar kembali ke Korea Selatan, Megawati bukanlah sosok asing. Ia justru telah menjelma menjadi salah satu pemain asing paling berpengaruh dalam beberapa musim terakhir.
Pada musim debutnya di V-League 2023–2024, Megawati sukses mengakhiri puasa playoff Red Sparks selama tujuh tahun. Pencapaian itu langsung mengangkat statusnya sebagai pemain kunci.
Tak berhenti di situ, pada musim 2024–2025, Megawati membawa Red Sparks melangkah hingga final—sebuah capaian yang terakhir kali diraih klub tersebut 13 tahun sebelumnya. Meski harus puas menjadi runner-up usai kalah dari Incheon Heungkuk Life Pink Spiders dengan agregat 2-3, performanya tetap mendapat apresiasi luas.
Dilema Antara Pemulihan dan Ambisi
Situasi yang dihadapi Megawati saat ini mencerminkan dilema klasik seorang atlet profesional: antara menjaga kondisi tubuh dan mengejar puncak karier. Di satu sisi, ia ingin kembali dalam kondisi terbaik. Di sisi lain, peluang untuk kembali ke liga kompetitif seperti V-League tentu tidak datang setiap saat—terlebih setelah ia membuktikan kapasitasnya sebagai pemain kelas atas di Asia. Jika hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi yang memungkinkan, bukan tidak mungkin publik akan kembali menyaksikan aksi “Megatron” di Korea Selatan musim depan.