Respons Ruben Onsu Soal Debt Collector Nagih Cicilan Mobilnya ke Sarwendah

Ruben Onsu
Ruben Onsu

 Kehadiran debt collector di kediaman Sarwendah pada awal November 2025 memicu perhatian publik. Insiden tersebut diduga berkaitan dengan tunggakan cicilan sebuah mobil mewah yang dikaitkan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu. 

Meski Sarwendah telah resmi berpisah dari presenter tersebut, persoalan administrasi dan kepemilikan kendaraan ternyata masih membayangi kehidupan pribadinya. Scroll lebih lanjut yuk!

Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan duduk perkara dan memastikan bahwa klien mereka tidak memiliki kaitan langsung dengan kendaraan yang dimaksud. 

Menurut penjelasan keduanya, kejadian bermula ketika lebih dari dua orang debt collector mendatangi rumah Sarwendah pada 7 November 2025.

"Bahwa benar, pada 7 November 2025 pukul 17.00 WIB klien kami kedatangan lebih dari dua orang debt collector yang mencari satu unit kendaraan Land Rover atau Range Rover karena adanya tunggakan cicilan utang. Klien kami tentu kaget, apalagi ada anak-anak kemudian klien kami mengabarkan kepada kami," jelas Abraham Simon dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Sabtu 15 November 2025.

Abraham menegaskan bahwa tunggakan tersebut berkaitan dengan inisial RSO, yakni Ruben Samuel Onsu. 

"Memang benar ada tunggakan dari inisial RSO untuk mobil tersebut. Kalau untuk detailnya silakan ditanyakan ke RSO langsung," tuturnya. 

Sarwendah pun langsung berusaha menghubungi sang mantan suami untuk meluruskan masalah tersebut. Namun, Ruben Onsu seolah enggan mengatasi masalah itu secara langsung. Ruben Onsu justru menyerahkan perkara ini kepada sang pengacara.

"Sarwendah sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak RSO tetapi pihak RSO melempar untuk' menghubungi pengacara saya'. Sehingga pihak Sarwendah menghubungi kami sebagai pengacara dan kami sudah menyampaikan ke Bang Minola," ungkap Chris. 

Dari hasil komunikasi dengan pengacara Ruben Onsu, diketahui bahwa mobil tersebut ternyata berada di bengkel. 

"Menurut Bang Minola, mobilnya ada di bengkel. saya enggak tahu apakah Bang Minola sudah berkoordinasi tetapi yang disampaikan pada saat pertemuan ya seperti itu," paparnya.

Chris Siwu menambahkan bahwa situasi ini berpotensi menimbulkan fitnah yang merugikan nama baik Sarwendah. Sehingga ia langsung menghubungi pihak kuasa hukum Ruben Onsu untuk meminta klarifikasi. 

"'Bang ini gimana kok ada seperti ini'. Silakan dikonfirmasi ke pihak sana ya. Namun, pada prinsipnya kami tidak menundukkan bahwa dia tidak bayar atau tidak ya. Yang pasti kedatangan debt collector tentu adanya utang yang sudah terlewatkan," ucap Chris.

Pihak Sarwendah juga mempertanyakan adanya kemungkinan miskomunikasi antara pihak debt collector dan pemilik kendaraan sebenarnya. 

"Apakah ada miss dari pihak debt collector dengan pihak yang bersangkutan, kami tidak mau memberikan kesimpulan tetapi itulah faktanya dan klien kami berpesan sepertinya ada pihak yang pengin sengaja ke rumah klien kami didatangi karena informasi dari debt collector mobil tersebut ada di rumah klien kami," tambahnya.

Lebih lanjut ia menyebut kedatangan para penagih utang itu salah alamat. 

"Mereka memang mencari mantan suami klien kami di situ. Namun, kenapa bisa sampai ke rumah karena berdasarkan informasi dari pihak debt collector bahwa katanya mobil itu ada di rumah kami," ujarnya.

Untuk mencegah insiden serupa terulang, pihak kuasa hukum Sarwendah menyiapkan langkah tegas. 

"Kami sudah menyiapkan langkah-langkah, kalau memang tidak ada sangkut paut dengan klien kami tentu klien kami berhak untuk tidak menerima siapapun yang datang ke kediamannya, ke depannya tidak boleh dikasih masuk," tegas Chris.