Jurgen Klopp soal Mohamed Salah: Dia akan Dikenang sebagai Salah Satu yang Terhebat Sepanjang Masa

Mohamed Salah dan Jurgen Klopp
Mohamed Salah dan Jurgen Klopp

 Mantan Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan Mohamed Salah adalah pemain yang sangat istimewa. Pernyataan itu disampaikan Klopp ketika Salah tidak masuk dalam skuad The Reds untuk laga Liga Champions melawan Inter Milan.

Arne Slot telah memastikan sebelum pertandingan bahwa Salah tidak akan tampil, menyusul komentar kontroversial sang pemain setelah laga akhir pekan lalu. Dalam pertandingan sebelumnya, Salah hanya menjadi penghangat bangku cadangan saat Liverpool ditahan Leeds United 3-3. Itu merupakan kali ketiga secara beruntun ia dicadangkan.

Situasi memanas ketika Salah mengaku merasa "dikhianati" dan menjadi kambing hitam atas penurunan performa The Reds. Ia bahkan menyinggung bahwa laga akhir pekan melawan Brighton bisa saja menjadi penampilannya yang terakhir bersama Liverpool. 

Pemain Liverpool, Mohamed Salah Duduk di Kursi Cadangan

Sang winger juga dijadwalkan memperkuat Mesir di Piala Afrika, tepat sebelum bursa transfer Januari dibuka.

Perubahan kondisi ini terasa drastis bila dibandingkan musim lalu, ketika Salah menjadi pahlawan dengan torehan 29 gol liga dan membawa Liverpool meraih gelar Premier League kedua. 

Saat ini, performanya merosot jauh dengan hanya lima gol dari 19 penampilan di semua kompetisi. Namun menurut Klopp, perpisahan dengan Salah bukan hal yang akan mudah diterima Liverpool.

Dalam film dokumenter yang baru dirilis BBC berjudul Mo Salah: Never Give Up, Klopp mengungkapkan alasan mengapa pemain tersebut begitu berharga. Ia mengatakan bahwa sejak awal kedatangannya di Liverpool, tim membutuhkan pemain sayap cepat dengan perpaduan teknik, insting, dan kemampuan mencetak gol. Kombinasi itu membuat Salah begitu menonjol.

Setelah bergabung dari Roma pada 2017, Salah tampil 349 kali di bawah asuhan Klopp dan mencatatkan 211 gol. Ia menjadi figur penting dalam keberhasilan klub merebut trofi Liga Champions dan Premier League. 

Namun hubungan keduanya sempat memanas pada akhir masa jabatan Klopp, salah satunya saat mereka berdebat di pinggir lapangan dalam laga tandang kontra West Ham pada April 2024.

“Saya tidak akan mengatakan Mo mudah dikelola, tetapi dia tidak sulit dikelola. Anda akan mengalami masalah dengan Mo Salah jika dia tidak bermain, Anda juga akan mengalami masalah dengan Mo Salah jika Anda menariknya keluar.” kata Klopp dalam film dokumenter BBC. 

Mantan manajer Liverpool itu mengenang bagaimana Salah selalu kembali ke latihan pramusim dengan kemampuan baru yang ia latih sendiri. Bahkan pengalaman saat membela Chelsea disebut Klopp sebagai titik balik yang membentuk etos kerja Salah.

“Dia tidak pernah berhenti. Itulah pola pikirnya dan dia akan dikenang sebagai salah satu yang terhebat sepanjang masa,” tandasnya.