Maxi Tour Boemi Nusantara Icip Jalur Menantang Yogyakarta ke Solo
Keseruan Maxi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 terus berlanjut. Setelah menyambangi Jawa Barat, kali ini bergerak semakin ke timur pulau Jawa.
Perjalanan dilanjutkan untuk mengeksplorasi keindahan panorama alam ‘The Spirit of Java’ yang membentang dari Yogyakarta, Pacitan sampai Solo.
Rombongan Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 diajak menyusuri aneka keindahan alam, medan menantang hingga kekayaan budaya lokal pesisir selatan Pulau Jawa.
“Maxi Tour Boemi Nusantara etape kelima menjadi perjalanan yang merangkul banyak cerita,” ungkap Bill Gunawan, Chief Yamaha Area DSS 3 (Jawa Tengah & DIY).

Bill menceritakan bahwa seluruh produk pada lini Maxi Yamaha turut ambil bagian. Seperti Lexi 155, Aerox Alpha, Nmax Turbo, Xmax dan Tmax.
Hal tersebut menjadi perayaan keberagaman dalam satu identitas. Selain itu, lebih banyak orang yang mengenal motor matic Yamaha.
“Kepercayaan terhadap Maxi Yamaha menjadi energi yang menyatukan,” tutur Bill.
Sebagai informasi, rute perjalanan pada etape kelima ini menyuguhkan lanskap dan keindahan jalur pesisir selatan pulau Jawa sebagai hidangan utama.
Mengambil titik awal perjalanan dari Kota Yogyakarta, para peserta bersama-sama bergerak ke arah Gunungkidul sebagai pintu gerbang petualangan menuju Jalur Jalan Selatan Jawa (JJLS).
Menempuh jarak perjalanan sejauh 155 km, para peserta tidak hanya disuguhkan dengan hamparan perbukitan kapur, pantai hingga panorama Samudra Hindia yang memanjakan mata selama perjalanan.
Namun para peserta pun turut diuji skill berkendaranya dalam menaklukkan jalur pesisir selatan Pulau Jawa yang terkenal dengan kontur jalan perbukitan, dilengkapi tanjakan, turunan maupun kelokan.
Kondisi ini pun menjadi playground sempurna bagi para peserta, untuk mengeksplorasi berbagai keunggulan dan fitur pada Maxi Yamaha.
“Sebuah perjalanan yang tak hanya ditempuh, tetapi mengikat rasa dan persaudaraan yang solid,” tegas Bill.
Dalam perjalanan pada hari kedua, para peserta kembali melanjutkan petualangan mengeksplorasi Pacitan, seperti menyusuri keindahan Sungai Maron menggunakan kapal tradisional.
Dilanjutkan mengabadikan momen bersama Maxi Yamaha di atas pasir putih Pantai Tanjung Klayar, lengkap dengan panorama Samudra Hindia yang menghampar luas sebagai latar utamanya.
Dari situ peserta kemudian kembali melanjutkan perjalanannya sejauh 138 km menuju Kota Solo untuk mengikuti acara community gathering bersama para komunitas pengguna Maxi Yamaha yang tergabung dalam komunitas Y-Squad.

Sebelum itu, para peserta terlebih dahulu singgah di Kota Wonogiri guna menghadiri undangan dan jamuan dari Setyo Sukarno, Bupati Wonogiri.
Tiba di Kantor Bupati Wonogiri, para peserta kemudian disambut dengan kesenian tradisional Barongan yang memiliki filosofi keberanian dan keseimbangan hidup.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah serta penyerahan cinderamata berupa plakat Gunungan Wayang dan replika Pandawa Lima.