Kronologi Kebakaran Bank BPD DIY Wirobrajan Yogyakarta, Didahului Ledakan Trafo

Kantor Bank BPD DIY Cabang Pembantu (KCP) Wirobrajan, Yogyakarta, kebakaran hebat pada Kamis malam (12/3/2026) sekitar pukul 20.25 WIB.
Kebakaran itu merusak faslitas dan beberapa kendaraan.
“Setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan, terdapat enam kendaraan roda dua inventaris Bank BPD DIY mengalami kerusakan," kata PS Kasihumas Polresta Yogyakarta, Ipda R Anton Budi Susilo, saat dikonfirmasi pada Kamis malam.
Enam motor tersebut rinciannya 2 unit motor Honda PCX, satu unit Honda ADV, satu unit Honda Beat, satu unit Stelo, dan satu unit Honda Vario.
Kerusakan lainnya yakni papan reklame serta dua buah tenda yang ada di depan kantor tersebut.
Kronologi kebakaran menurut polisi
Menurut polisi, pada Kamis (12/3/2026) malam sekitar pukul 20.25 WIB, ada seorang warga yang memberikan informasi bahwa ada suara trafo meledak dan terjadi kebakaran di Bank BPD DIY, Jalan Kapten Tendean No.32 Wirobrajan Yogyakarta.
“Sesaat kemudian anggota Polsek Wirobrajan baik terbuka dan tertutup langsung mendatangi TKP depan Bank BPD DIY Wirobrajan, dan ternyata benar dalam kondisi terbakar (tembok depan bank),” kata Anton Budi.
Anggota Polsek Wirobrajan pun berupaya memadamkan api dengan menyemprotkan 2 buah APAR selang.
Beberapa saat kemudian, datang 2 mobil pemadam kebakaran dari Kota Yogyakarta, yang langsung berupaya memadamkan api.
Sekitar 30 menit kemudian, api sudah berhasil dipadamkan.
“Menurut keterangan saksi 1 menyampaikan bahwa di depan Bank BPD DIY ada 2 tiang listrik, salah satu tiang listrik yang paling timur ada salah satu kabel terlepas dan menimbulkan ledakan dan percikan api kemudian selang beberapa waktu trafo yang berada di tiang sebelahnya mengalami kebakaran,” jelasnya.
“Untuk korban jiwa tidak ada, namun total kerugian masih dalam perhitungan,” pungkas Anton.
Sementara Petugas Pemadam Kebakaran Dinas Damkarmat Kota Yogyakarta, Fajar Nurwanto mengungkapkan, bahwa saat timnya tiba di lokasi, api sudah berkobar besar di bagian depan gedung.
"Sampai di lokasi, kabel-kabel sudah terbakar. Kemudian atap peneduh dan spanduk-spanduk juga sudah habis. Motor di bawahnya ikut terbakar," ujarnya.
Fajar menjelaskan, petugas keamanan bank sempat berusaha menyelamatkan beberapa unit sepeda motor yang ada di halaman gedung.
Namun, karena kobaran api yang begitu cepat melahap, serta kondisi motor yang terkunci stang, membuat upaya evakuasi gagal.
Diduga didahului trafo meledak
Fajar menduga, percikan api dipicu oleh ledakan trafo.
Karena itulah, petugas harus menggunakan teknik khusus guna menghindari risiko tersengat arus listrik yang masih mengalir di sekitar kabel terbakar.
"Karena ini berkaitan dengan listrik, takutnya api atau air menyambar balik ke petugas. Apalagi, apinya tadi sempat merembet ke arah barat," imbuhnya.
Meski bagian depan gedung dan area parkir mengalami kerusakan parah hingga menyisakan kerangka, Fajar memastikan bagian dalam kantor bank masih bisa terselamatkan dari amukan api.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang