Mengapa Salad Sering Jadi Hidangan Pembuka?

salad, Perang Dunia II, hidangan utama, makanan penutup, dessert, Mengapa Salad Sering Jadi Hidangan Pembuka?

Pernah bertanya mengapa salad kerap disajikan sebagai makanan pembuka (appetizer), tepatnya sebelum makanan utama?

Beberapa generasi lalu, salad hampir selalu disajikan setelah menu utama. Baru dalam 100 tahun terakhir ini salad disebut menjadi hidangan pembuka yang tradisional.

Mengapa salad sering jadi makanan pembuka?

Konon berawal sekitar Perang Dunia II

Tradisi salad sebagai hidangan pembuka dimulai sekitar masa Perang Dunia II, dilansir dari Mashed, Jumat (22/5/2026).

Saat itu, restoran-restoran di Amerika Serikat memutuskan untuk mengubah urutan penyajian. karena ingin menenangkan pengunjung yang lapar.

Restoran memberi pengunjung sesuatu untuk dimakan sembari menunggu hidangan utama mereka matang dan disajikan.

Saat ini, umumnya salad disajikan sebelum menu utama, apalagi ketika makan di luar rumah. Meskipun begitu, terkadang ada pula orang yang makan salad bersamaan dengan menu utama.

Berbeda dengan di Perancis

salad, Perang Dunia II, hidangan utama, makanan penutup, dessert, Mengapa Salad Sering Jadi Hidangan Pembuka?

Penasaran kenapa salad sering jadi hidangan pembuka (appetizer)? Konon, tradisi ini sudah ada sejak Perang Dunia II. Simak selengkapnya.

Urutan penyajian salad di Perancis berbeda. Dikutip dari Tasting Table, biasanya salad di negara tersebut disajikan setelah hidangan utama dan sebelum makanan penutup (dessert)

Konon, menyantap sayuran mentah setelah hidangan besar yang kaya protein membantu tubuh mencerna dengan lebih baik.

Salad tersebut sering kali disiram dengan sedikit vinaigrette, yang diyakini dapat merangsang sistem pencernaan sehingga perut tidak akan merasa kenyang berlebihan segera usai hidangan utama.

Sayuran juga dinilai berfungsi sebagai "pembersih" bagi indra perasa, sekaligus menghilangkan sisa rasa dari hidangan utama tepat pada waktunya sebelum dessert

Salad bisa bikin kenyang

salad, Perang Dunia II, hidangan utama, makanan penutup, dessert, Mengapa Salad Sering Jadi Hidangan Pembuka?

Penasaran kenapa salad sering jadi hidangan pembuka (appetizer)? Konon, tradisi ini sudah ada sejak Perang Dunia II. Simak selengkapnya.

Aturan etiket makan telah berubah dari waktu ke waktu. Meski begitu, banyak ahli gizi disebut mendukung ide makan salad sebagai hidangan pembuka.

Kebiasaan ini membuat seseorang cenderung tidak makan berlebihan pada menu lainnya. Menurut studi, makan salad sebelum makan bisa memicu hormon tertentu yang membuat seseorang merasa kenyang.

Selain itu, salad juga memperlambat pencernaan, sekaligus menahan tubuh dari lonjakan gula darah yang tinggi.

Ditambah lagi, kandungan serat yang tinggi dari sayuran hijau bisa mengisi perut lebih cepat sehingga salad bisa membantu mengurangi kalori secara keseluruhan. 

Kamu juga bisa menambahkan bahan lain ke dalam wadah salad, misalya keju atau kacang-kacangan. Tambahan ini membuat salad lebih kaya akan lemak berkualitas tinggi.

Harap diingat bahwa urutan makan salad terkadang bukanlah ukuran yang baku. Beda negara, beda pula tradisi makannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang