RUPSLB VKTR Tunjuk Sharif Cicip Sutarjo Jadi Komisaris Utama Tandemi Anindya Bakrie

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR)
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR)

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa, 19 Mei 2026.

Wakil Komisaris Utama VKTR, Anindya N. Bakrie mengatakan, hal itu merupakan langkah strategis untuk menegaskan akselerasi transformasi menuju perusahaan mobilitas berbasis teknologi, melalui penguatan susunan kepengurusan perseroan terbaru 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang dirancang untuk meningkatkan kapabilitas kepemimpinan, mempercepat adopsi inovasi, serta memperkokoh posisi VKTR sebagai pionir kendaraan listrik komersial di Indonesia dan pemimpin industri mobilitas berkelanjutan," kata Anindya dalam keterangannya, Selasa, 19 Mei 2026.

Kendaraan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk

Anindya menegaskan, pengembangan industri kendaraan listrik nasional membutuhkan konsistensi investasi dan keberanian, untuk membangun ondasi industri jangka panjang.

Menurutnya, transisi menuju transportasi bersih membutuhkan lebih dari sekadar ambisi, sehingga dibutuhkan eksekusi. Di tahun 2025, VKTR menunjukkan aksi nyata melalui operasional kendaraan listrik yang terus bertambah, penguatan manufaktur dalam negeri, serta dampak lingkungan yang terukur.

"Ke depan, kami ingin memastikan bahwa 2026 menjadi fase percepatan, di mana kendaraan listrik Indonesia tidak hanya tumbuh sebagai industri, tetapi menjadi solusi nyata bagi mobilitas nasional yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Perubahan dan/atau Penegasan Kembali Susunan Kepengurusan Perseroan sejalan dengan agenda transformasi Perseroan, dan percepatan pengembangan industri mobilitas listrik nasional.

Karenanya, VKTR menghadirkan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang diperkuat oleh kombinasi kepemimpinan visioner, pengalaman lintas industri strategis, serta perspektif teknologi dan tata kelola yang kuat.

Para pemegang saham menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan, dan menunjuk Sharif Cicip Sutardjo sebagai Komisaris Utama yang turut memperkuat posisi Anindya N. Bakrie sebagai Wakil Komisaris Utama, dan menunjuk Bapak Ilham Habibie sebagai Komisaris.

Sehingga, penunjukan tersebut menghadirkan kapabilitas global di bidang teknologi, industrial transformation, governance, dan strategic leadership guna memperkokoh arah Perseroan, mempercepat adopsi teknologi, serta memperkuat tata kelola dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Berikut adalah susunan anggota Dewan Komisaris terbaru, guna melengkapi susunan Dewan Komisaris sebelumnya yang efektif mulai Selasa, 19 Mei 2026:

Anggota Dewan Komisaris:

• Komisaris Utama: Sharif Cicip Sutardjo 

• Wakil Komisaris Utama: Anindya Novyan Bakrie 

• Komisaris: Dr. Ing. Ilham A. Habibie 

• Komisaris Independen: Dr. Dino Patti Djalal 

• Komisaris Independen: The Lord Aamer Ahmad Sarfraz

Anggota Direksi:

• Direktur Utama: Anindra Ardiansyah Bakrie 

• Direktur: Mochammad Yana Aditya 

• Direktur: S. Erika Mouna Hamizar 

• Direktur: Valentinus Bimo Kurniatmoko 

• Direktur: Achmad Amri Aswono Putro 

• Direktur: Dino Ahmad Ryandi 

• Direktur: Indah Permatasari Saugi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam RUPST yang dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris, Direksi, serta para pemegang saham, para pemegang saham menyetujui sejumlah agenda strategis Perseroan. Antara lain yakni perubahan dan/atau penegasan kembali susunan kepengurusan Perseroan, persetujuan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku 2025, dan pengesahan laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Lalu ada pula penetapan penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2025, serta penunjukan kantor akuntan publik untuk melakukan audit atas laporan keuangan konsolidasian perseroan dan entitas anak untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026.