Saat Guardiola Jadi Fans West Ham Dadakan Demi Jegal Arsenal dalam Perebutan Juara
Pep Guardiola akan melakukan segala cara demi membawa Manchester City ke puncak klasemen Liga Inggris sekaligus menggusur Arsenal.
Salah satu cara yang dilakukan Pep Guardiola adalah mendadak jadi fans West Ham United yang akan menjamu Arsenal di Stadion London, Minggu (10/5/2026) pukul 22.30 WIB.
Dalam konferensi pers setelah laga Man City vs Brentford yang berakhir dengan kemenangan 3-0, Guardiola dengan terang-terangan mendukung The Hammers yang saat ini juga berjuang keluar dari zona degradasi.
“Ayo, Irons,” kata Pep Guardiola sembari menirukan simbol palu pada lambang West Ham dan tersenyum, dikutip dari The Guardians.
Manchester City saat ini hanya tertinggal dua poin dari Arsenal berkat kemenangan dari Brentford.
Seperti Arsenal, The Citizens akan menghadapi tiga laga terakhir dengan menargetkan kemenangan demi mengamankan trofi di akhir musim nanti.
Man City masih akan menghadapi Crystal Palace, Aston Villa, Bournemouth, serta final Piala FA melawan Chelsea.
Sementara itu, Arsenal masih akan menghadapi West Ham United, Burnley dan Crystal Palace.
Tentang Kejuatan Berikutnya Menjelang Akhir Musim
Saat ditanya tentang kemungkinan adanya kejutan di sela perjuangan mereka merebut gelar juara, Guardiola memilih jawaban yang bijak.
“Saya tidak tahu,” katanya dikutip dari situs resmi Manchester City.
Guardiola juga menegaskan jika Arsenal bukan tim yang mudah untuk ditaklukan. Guardiola juga memahami situasi tersebut, apalagi Meriam London cukup gemilang di level Eropa.
“Kami berjuang melawan tim yang cukup mirip dengan Liverpool di masa lalu, yang berada di final Liga Champions tanpa kalah satu pertandingan pun dan telah berada di puncak klasemen hampir sepanjang musim," tuturnya.
Manajer Manchester City asal Spanyol, Pep Guardiola, bereaksi bersama manajer Burnley asal Inggris, Scott Parker, setelah laga Liga Inggris antara Burnley dan Manchester City di Turf Moor, Burnley, barat laut Inggris pada 22 April 2026.
Pertandingan Krusial di Akhir Musim
Bagi Pep Guardiola, bukan saatnya untuk merayakan kemenangan karena laga penting melawan Crystal Palace pada pekan berikutnya akan menentukan nasib mereka.
Selain itu, The Citizens juga masih ditunggu jadwal berat menghadapi Chelsea di Piala FA dan dua laga terakhir kontra tim papan atas, Bournemouth dan Aston Villa.
"(Nasib) ini bukan di tangan kami, jadi selain tergantung pada mereka kehilangan poin, tetapi yang bisa kami lakukan hanyalah Rabu menang lagi, bermain di final Piala FA dan pergi ke Bournemouth
"Saya rasa itu bukan lawan terbaik dan kemudian Aston Villa, jadi jadwalnya sangat padat.”
Meski berjuang keras meraih kemenangan, Guardiola mengingatkan akan terjadinya skenario terburuk.
Meski begitu, ia menjamin tim besutannya akan berjuang maksimal hingga akhir.
“Inilah timnya. Pada akhirnya Anda bisa kalah, dan jika kalah, ya kalah.”
“Tapi kami berusaha melakukan pekerjaan kami dan melihat apa yang terjadi” ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang