West Ham Vs Man City, Guardiola: Kehilangan Poin, Lupakan Juara Liga Inggris
Pep Guardiola mengungkapkan kekhawatirannya jelang pertandingan krusial West Ham vs Manchester City pada pekan ke-30 Liga Inggris 2025-2026.
Duel West Ham vs Manchester City yang akan digelar di Stadion London, Minggu (15/3/2026) pukul 03.00 WIB akan menjadi penentu nasib The Citizens musim ini.
2 melawan Nottingham Forest pada pekan sebelumnya membuat jarak poin mereka dengan Arsenal kini menjadi tujuh angka.
Meski masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak, Manchester City masih memiliki tabungan laga berat menghadapi Arsenal, Chelsea, dan Aston Villa.
Pertandingan melawan Arsenal di Etihad pada 19 April mendatang dirasa menjadi penentuan siapa yang akan menjadi juara musim ini.
Namun, kondisi tersebut bisa saja berubah jika tim besutan Pep Guardiola gagal memaksimalkan laga sisa termasuk menghadapi West Ham.
Guardiola: Semuanya Akan Berakhir
Pep Guardiola menegaskan jika fokusnya saat ini hanya lah meraih kemenangan melawan West Ham.
Akan tetapi, ia menyadari jika calon lawannya itu bukan tim yang mudah dikalahkan mengingat akan bermain di hadapan publiknya sendiri.
"Sekarang kita akan menghadapi West Ham. Liga Premier adalah gelar yang paling sulit diraih," kata Guardiola dikutip dari BBC.
Guardiola memberikan peringatan keras kepada para pemainnya untuk bisa meraih poin melawan West Ham, atau peluang juara musim ini akan berakhir.
"Kami masih di sini, mengetahui bahwa jika kami kehilangan poin, semuanya akan berakhir," tegasnya.
Guardiola sadar bahwa tim Nuno Espirito Santo sedang berjuang untuk mendapatkan poin meski tim asuhannya juga memburu hasil yang sama.
"Saya selalu mengatakan bahwa ketika kita sampai di 10 pertandingan terakhir, setiap tim bermain untuk sesuatu - untuk menghindari degradasi, untuk Liga Europa, untuk Liga Conference, untuk Liga Champions, untuk menjadi juara. Itu normal, di setiap pertandingan," kata Guardiola.
"Sekarang tidak ada kesempatan kedua."
Para pemain Real Madrid dan Manchester City bereaksi di akhir pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Real Madrid CF dan Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 11 Maret 2026. Real Madrid menang 3-0.
Lupakan Sejenak Real Madrid
Guardiola ingin melupakan sejenak perihal kekalahan telak 0-3 dari Real Madrid di Liga Champions tengah pekan lalu.
Setelah laga melawan West Ham, baru ia akan memikirkan leg kedua melawan Real Madrid di Etihad.
"Besok malam, kami ada pertandingan, pertandingan penting untuk posisi di Liga Primer. Kemudian kami punya leg kedua," katanya pada hari Jumat.
"Senang rasanya berada di sini. Musim lalu kami tidak bisa mencapai tahap ini, jadi ini menyenangkan," tambah Guardiola.
Pelatih City membela pemilihan pemain dan keputusan taktisnya di Bernabeu setelah dikritik karena menurunkan susunan pemain yang berorientasi menyerang.
"Ini bukan pertama kalinya saya disakiti (kalah). Saya telah kalah berkali-kali di Liga Champions di semua tahap, berkali-kali, dan telah dihujat habis-habisan karena keputusan dan apa yang terjadi," kata pelatih asal Spanyol itu.
Menurutnya, menjadi hal biasa jika ia mendapat banyak kritik saat The Citizens menelan kekalahan dan pujian di saat menang.
"Argumen atau alasan saya [untuk] membenarkan pemilihan tim itu karena saya kalah, kami kalah dalam pertandingan. Tapi jika Anda menang, ah, 'jenius'. Sudah berapa kali saya mendengar, 'Pep adalah seorang jenius' karena pemilihan tim?" tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang