Liverpool Terpuruk! Arne Slot Diujung Tanduk, Duel Lawan West Ham Jadi Penentu Nasib
Liverpool akan mencoba menghidupkan kembali musim mereka saat menjamu West Ham United pada Minggu malam. The Reds benar-benar berada dalam fase kelam.
Dalam 12 laga terakhir di semua ajang, Liverpool tumbang sembilan kali — sebuah catatan terburuk dalam 72 tahun terakhir.
Kekalahan memalukan dari Nottingham Forest dan dibantai PSV hanya memperburuk suasana di Anfield. Tekanan terhadap Arne Slot semakin menggila. Rumor pemecatan mulai berhembus kencang jika tren buruk ini tidak segera berhenti.
Dengan jadwal berat menghadang mulai dari Inter Milan hingga Sunderland tiga poin atas West Ham menjadi harga mati bagi Liverpool, yang musim ini lebih sering tersandung daripada tampil meyakinkan.
Arne Slot akhirnya buka suara. Ia menyebut hampir mustahil mengubah Liverpool dalam waktu singkat, terutama di tengah jadwal padat yang membuat rotasi tim pun sulit dilakukan.
“Apakah saya harus mengubah semuanya drastis? Untuk main dengan lima bek saja kami tidak punya lima bek,” ujar Slot.
“Para pemain terbiasa dengan sistem yang sekarang, dan kami hampir tidak punya waktu latihan. Jadi nyaris mustahil mengubah ide sepakbola kami saat bermain dua hari sekali.”
Slot kini menuju pekan krusial: West Ham, Sunderland, dan Leeds. Tiga laga yang bisa menentukan apakah ia akan tetap duduk di kursi pelatih Liverpool — atau malah angkat koper lebih cepat.
Ruang Ganti Liverpool Blak-blakan: ‘Ini Salah Kami’
Di tengah goncangan, laporan dari Mail Online menyebut ruang ganti Liverpool tidak menyalahkan Slot, justru para pemain mengaku bertanggung jawab atas keterpurukan tim.
Kapten Virgil van Dijk dan sejumlah pemain senior disebut frustrasi dengan performa buruk yang terus berulang. Curtis Jones, lulusan akademi yang sangat memahami DNA Liverpool, bahkan terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya.
“Ini tidak bisa diterima. Saya bahkan tidak punya kata-kata lagi. Saya sudah lewat fase marah atau sedih. Saya pemain dan juga fans, dan saya belum pernah melihat tim tampil seburuk ini,” ujar Jones setelah Liverpool dihajar PSV.
Atmosfer di Anfield kini makin panas. Tuntutan menang kian membesar, sementara setiap kesalahan terasa seperti pemicu ledakan baru.