Top 5+ Cara Efektif Mengusir Tikus dari Rumah Tanpa Racun, Rekomendasi Dosen UGM
Memasuki musim hujan, banyak rumah kembali menghadapi masalah klasik, tikus yang masuk dan bersarang di dapur.
Hewan pengerat ini mencari tempat hangat, kering, dan dekat dengan sumber makanan.
Menurut pembasmi hama berlisensi Allan Bossel, dapur menjadi lokasi favorit tikus karena selalu memiliki suplai makanan, air, dan ruang perlindungan yang nyaman.
“Begitu musim dingin atau hujan tiba, hewan pengerat mulai mencari makanan, kehangatan, dan tempat berlindung. Dapur menjadi tempat ideal karena merupakan salah satu ruangan terhangat di rumah,” jelas Bossel, dikutip dari The Spruce (11/3/2025).
Selain merusak furnitur, kabel, dan buku, tikus juga dapat menyebarkan penyakit berbahaya serta membawa kutu dan bakteri.
Sayangnya, banyak orang masih mengandalkan racun tikus yang bisa membahayakan hewan peliharaan dan mencemari lingkungan.
Untuk itu, Dosen Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Donan Satria Yudha, memberikan lima cara aman dan alami untuk mengusir tikus tanpa bahan kimia.
1. Tutup Semua Celah dengan Kawat atau Jala Halus
Donan menyarankan agar pemilik rumah memeriksa seluruh lubang ventilasi, saluran udara, dan celah kecil di dinding atau lantai yang bisa menjadi jalur masuk tikus.
“Gunakan kawat strimin, jala halus, atau mist net dengan ukuran jala kecil sekitar 0,5 milimeter pada area yang terhubung dengan luar rumah,” ujarnya kepada Kompas.com (4/11/2025).
Ia juga menambahkan pentingnya pemeriksaan rutin agar jaring tidak rusak dan tetap efektif mencegah tikus masuk.
2. Pelihara Hewan Predator Alami
Cara sederhana namun efektif lainnya adalah memelihara kucing atau anjing, terutama kucing kampung yang aktif berburu.
“Kucing merupakan predator alami tikus, sehingga kehadirannya dapat menekan populasi hewan pengganggu tersebut,” kata Donan.
Selain karena naluri berburu, aroma tubuh predator juga membuat tikus enggan mendekat ke rumah.
3. Gunakan Bau-Bauan Menyengat
Tikus sangat sensitif terhadap aroma. Beberapa bahan beraroma kuat seperti kamper, parfum, cairan pembersih lantai, atau semprotan antinyamuk bisa menjadi pengusir alami.
“Letakkan bahan beraroma tajam di sudut ruangan atau halaman. Aroma kuat akan mengganggu penciuman tikus dan memaksanya mencari tempat lain,” jelas Donan.
4. Jaga Dapur Tetap Bersih Setiap Malam
Menurut Allan Bossel, kebersihan dapur adalah kunci utama.
Sedikit remah roti atau bungkus makanan yang terbuka sudah cukup menarik perhatian tikus dan membuatnya menetap berminggu-minggu.
Biasakan rutinitas “menutup dapur” sebelum tidur — buang sampah, sapu lantai, bersihkan meja, dan pastikan tidak ada piring kotor di wastafel.
Tikus paling aktif pada malam hari, sehingga kebersihan saat itu sangat menentukan.
Ilustrasi tikus got
5. Gunakan Minyak Peppermint
Aroma segar peppermint ternyata ampuh mengusir tikus tanpa racun.
Cukup teteskan minyak peppermint di sepanjang pinggir dinding, lantai dapur, atau area yang sering dilalui tikus.
“Minyak peppermint bekerja karena tikus biasanya mengeluarkan urine untuk menandai jalur mereka. Aroma peppermint yang kuat mengacaukan indra penciuman dan membuat mereka menjauh,” tutur Bossel.
Selain efektif, minyak ini aman bagi anak-anak dan hewan peliharaan, serta memberikan aroma segar di rumah.
Kenapa Pilih Cara Alami?
Donan menegaskan, cara alami lebih ramah lingkungan dan aman untuk seluruh penghuni rumah.
Racun tikus, meski cepat membunuh, dapat menimbulkan risiko sekunder, misalnya hewan peliharaan ikut terpapar, atau bangkai tikus menimbulkan bau busuk dan polusi udara.
Dengan kombinasi kebersihan, pencegahan, dan aroma pengusir alami, rumah bisa terbebas dari tikus tanpa bahan kimia berbahaya.
Sebagian artikel ini telah tayang di KOMPAS.com dengan judul .
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.