Ada Sosok Antoine Semenyo di Balik Kekalahan 1-2 Arsenal Melawan Bournemouth
Manchester City mendapat momentum emas untuk meraih gelar Premier League musim ini usai meraih kemenangan telak 3-0 melawan Chelsea pada pekan ke-32 lalu di Stamford Bridge.
Keberuntungan juga memihak pada Manchester City pada waktu yang sama saat Arsenal kalah 1-2 melawan Bournemouth di Emirates.
Kekalahan itu membuat The Citizens berhasil memangkas jarak dengan Arsenal menjadi enam poin dengan satu keunggulan satu laga.
Namun, ada satu cerita menarik di balik kekalahan Arsenal atas Bournemouth yang disebut membuat peluang mereka mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun kian terancam.
Penyerang Manchester City, Antoine Semenyo ternyata memiliki andil secara tak langsung atas kekalahan Meriam London di kandang sendiri.
Pemain asal Ghana itu secara tersirat memberi motivasi kepada mantan klubnya itu sehingga bisa meraih tiga poin atas Arsenal.
Meminta Bantuan ke Bournemouth
Mengutip akun X Fabrizio Romano, Semenyo mengungkapkan bahwa ia menghubungi mantan rekan setimnya sebelum pertandingan.
Tujuannya tak lain untuk meminta bantuan rekan-rekannya di Bournemouth untuk bisa menang dan membantu Manchester City.
"Malam sebelum Bournemouth menghadapi Arsenal, saya berbicara dengan beberapa orang, saya berkata kepada mereka: 'Hei, tolong bantu kami!'" kata Semenyo dalam sebuah podcast milik All Out Football.
Permintaan itu ternyata dikabulkan oleh Bournemouth yang berhasil mencetak dua gol melalui Eli Junior Kroupi dan Alex Scott. Sementara balasan gol Arsenal lahir dari penalti Viktor Gyokeres.
Kekalahan itu membuat kesempatan skuad asuhan Mikel Arteta untuk memperlebar keunggulan di puncak klasemen gagal total.
Adapun Semenyo merupakan pemain kunci bagi Bournemouth sebelum memutuskan hengkang ke Manchester City pada awal tahun ini.
Selama tiga musim bersama The Cherries, Semenyo ia tampil sebanyak 110 kali dan mencetak 32 gol serta memberikan 13 assist.
Erling Haaland (kanan) menarik baju William Saliba (kiri) dalam pertandingan sepak bola final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Stadion Wembley di London pada 22 Maret 2026. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)
Laga Penentuan Man City
Manchester City akan menjamu Arsenal di Etihad yang disebut sebagai penentu siapa yang akan meraih gelar juara Liga Inggris.
Meski di atas kertas diunggulkan, Guardiola meminta kepada para pemainnya agar mengatur emosi dan mental.
“Saya katakan kepada para pemain hari ini, ini hanyalah pertandingan sepak bola dan kita harus menghadapinya seperti pertandingan sepak bola,” ujar Guardiola dikutip dari situs resmi Manchester City.
“Jika Anda teralihkan oleh emosi, itulah cara Anda kehilangan fokus,” tambahnya.
Sempat tampil buruk pada bulan lalu, penampilan Manchester City meningkat usai merebut trofi Piala Liga dari Arsenal.
Ia merasa, momentum sudah ada di pihak Citizens dan bertekad untuk memaksimalkannya.
“Kami melihat kalender dan berkata OK, kami akan bermain melawan Arsenal di kandang dan ini untuk sebuah kesempatan. Ini enam poin.”
“Jaraknya memang tidak dekat, tetapi kita punya kesempatan untuk melakukannya. Itulah situasi yang kita hadapi.”
“Semuanya tergantung pada perilaku kita dan akan terungkap pada hari Minggu,” tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang