Liverpool Vs Bournemouth 4-2, Arne Slot: Saya Ingin Memasukkan Diogo Jota...
Liverpool menang 4-2 atas Bournemouth dalam duel dramatis. Saat kedudukan 2-2, pelatih Liverpool, Arne Slot mengaku ingin sekali memasukkan Diogo Jota.
Laga pekan pertama Liga Inggris 2025-2026 antara Liverpool vs Bournemouth di Stadion Anfield, Jumat (15/8/2025) atau Sabtu dini hari WIB jadi momen penghormatan untuk Diogo Jota.
Jota yang berjasa mengantar Liverpool juara Liga Inggris 2024-2025, meninggal dunia bulan lalu bersama adiknya, Andre Silva, akibat kecelakaan mobil di Spanyol.
Sebuah spanduk besar terbentang di tribune The Kop Anfield bertuliskan: "Rute, Dinis, Duarte, Mafalda, Anfield akan selalu menjadi rumahmu. You'll Never Walk Alone.
"Pertandingan yang luar biasa untuk ditonton. Inilah yang membuat sepak bola begitu hebat, ketiga pihak yang terlibat menginginkan pertandingan yang bagus," ujar pelatih Liverpool, Arne Slot, usai laga, dilansir dari BBC.
Pertandingan Liverpool vs Bournemouth berjalan intens dengan kedua tim saling kejar-kejaran gol.
Liverpool unggul 2-0 lebih dulu lewat Hugo Ekitike (37') dan Cody Gakpo (49'). Namun, tim tamu bangkit berkat aksi Antoine Semenyo (64', 76').
"Kami, Bournemouth, dan wasit. Tempo tinggi, tanpa jeda atau membuang-buang waktu. Salut untuk mereka, mereka tertinggal 2-0 dan terus berjuang, begitu pula kami ketika mereka bangkit."
"Dalam setiap statistik, mereka sangat tinggi musim lalu, dan Anda bisa melihat lagi betapa bugarnya tim ini dan mereka pantang menyerah."
"Untuk urusan gol, pertahanan kami sudah kokoh, tetapi kecepatan dan tempo yang mereka pertahankan berhasil mereka lewati, tetapi mereka juga menghadapinya."
"Bournemouth menghadapi tim yang pantang menyerah. Kami kehilangan banyak pemain selama musim panas, tetapi kami tidak kehilangan mentalitas," ucap Arne Slot menyinggung skuad Liverpool yang kurang lengkap karena problem cedera.
Liverpool sempat tertekan ketika Bournemouth menyetarakan skor lewat dwigol Semenyo. Pada momen terdesak itu pun Arne Slot terkenang sang penyerang andalannya yang kerap jadi solusi dari bangku cadangan, Diogo Jota.
"Biasanya saat kedudukan 2-2, semua orang tahu pemain mana yang saya andalkan saat itu. Saya ingin sekali memasukkan Diogo Jota, tetapi saya tidak bisa karena alasan yang sangat buruk."
"Tetapi malam ini para penggemar dan para pemain melakukan apa yang telah ia lakukan untuk kami berkali-kali sebelumnya," kata sang pelatih asal Belanda itu.
Liverpool pada akhirnya mampu membungkus kemenangan 4-2 dan memberikan penghormatan terindah untuk Diogo Jota.
Gol Federico Chiesa (88') dan torehan Mohamed Salah (90+4') pada menit-menit akhir memastikan tiga poin bagi sang juara bertahan.
Setelah peluit panjang berbunyi, Mohamed Salah pun tak bisa menahan tangis ketika nyanyian untuk Jota berkumandang di seluruh Anfield.
Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!